Berita

Emmanuel Macron di Kongres AS/Reuters

Dunia

Di Kongres AS, Presiden Perancis Sindir America First Ala Trump

KAMIS, 26 APRIL 2018 | 06:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak Amerika Serikat untuk merangkul multilateralisme dan memperingatkan bahaya perang dagang dan nasionalisme ekstrim.

Hal itu disampaikan Macron dalam sebuah pidato kepada Kongres Amerika Serikat (Rabu, 25/4). Secara tidak langsung dia mendorong kembali agenda "America First" ala Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Di hadapan Kongres Amerika Serikat, Macron dengan keras menolak kebijakan perdagangan, iklim, dan non-proliferasi Trump.


"Kita dapat membangun tatanan dunia abad ke-21 berdasarkan pada generasi baru multilateralisme, berdasarkan multilateralisme yang lebih efektif, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil," kata Macron, membela tatanan dunia berbasis aturan seperti dimuat Channel News Asia.

Trump sebelumnya diketahui telah mengancam akan merobek kesepakatan perdagangan internasional, mencemooh PBB, menjauh dari kesepakatan iklim Paris dan menghindari urusan dengan badan transnasional seperti Uni Eropa.

Pidatoo keras Macron itu adalah perubahan dramatis menjelang akhir kunjungan tiga hari yang telah memamerkan hubungan pribadinya yang hangat dengan Trump, meskipun ada kesenjangan antara visi mereka tentang urusan dunia.

Di hadapan publik, kedua pemimpin negara itu menunjukkan keakraban dengan bahasa tubuh seperti berpelukan dan berbincang akrab. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya