Berita

Ramzan Kadyrov/Net

Dunia

Pemimpin Chechnya Siap Tangkap Trump Dan Merkel Jika Berani Datang

RABU, 25 APRIL 2018 | 12:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Republik Chechnya Ramzan Kadyrov mengatakan bahwa dia siap menangkap Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump jika berani datang ke wilayahnya.

Kadyrov, yang dikenal karena pernyataan kontroversialnya, membuat lelucon selama wawancara mendalam yang dia berikan kepada saluran berita Rossiya 24 pekan ini.

Ketika ditanya tentang kemungkinan dimasukkannya Checnya daftar sanksi tambahan oleh Amerika Serikat, dia menjawab bahwa dia harus ada di sana (dalam daftar) dan mengejek para pemimpin Barat.


"Kami telah menjatuhkan sanksi terhadap Trump (dan) Merkel," sebutnya.

"Jika mereka datang ke republik kami (Chechnya), kami akan segera menangkap mereka dan dimasukkan ke penjara," katanya.

Pemimpin Chechnya menambahkan dia tidak takut pada sanksi Barat, karena dia tidak memiliki aset di mana negara-negara Barat dapat menangkap mereka dan tidak mengunjungi negara-negara ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kadyrov juga berbicara tentang berbagai masalah domestik dan internasional, dari peran yang dimainkan di Suriah oleh etnis Chechnya yang bertugas di militer Rusia serta sikapnya terhadap pernikahan poligami yang disetujui Islam. Demikian seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya