Berita

Tiga tentara Israel yang bersorak bahagia dalam video tersebut/RT

Dunia

Tertangkap Kamera, Tentara Israel Bersorak Bahagia Lemparkan Peluru Karet Ke Warga Palestina

RABU, 25 APRIL 2018 | 11:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah rekaman video yang viral pekan ini menuai kecaman. Betapa tidak, video tersebut menunjukkan tiga tentara Israel (IDF) berseragam lengkap dan bersenjata bersorak dan tertawa ketika melepaskan peluru karet kepada pengunjuk rasa Palestina di perbatasan Tepi Barat.

Ketiga tentara itu berdiri di jalan yang mengarah ke pemukiman Palestina dan menembak sekelompok orang Palestina, yang berkumpul beberapa meter jauhnya. Para tentara juga terlihat secara rutin mendiskusikan cara terbaik untuk menembak orang.

"Jauh, masih terlalu jauh. Tunggu sampai mereka mendekat," kata seorang tentara terdengar mengatakan yang lain ketika bersiap menembak.


Mereka juga mencegah satu sama lain menembak dari jarak yang lebih jauh, karena tampaknya akan membuat para pengunjuk rasa takut.

"Kami membutuhkan satu tembakanbagus dan hanya itu. Itu akan mengajarkan mereka untuk tidak melempar batu," kata seorang tentara lainnya.

Tentara yang sama terdengar mengatakan dalam video bahwa batu-batu yang dilempar warga Palestina itu bahkan tidak mencapai posisi tentara.

Ketiga tentara itu juga tampak menunjukkan reaksi bahagia ketika berhasil menembak seorang pengunjuk rasa dengan peluru karet.
Dengan menggelisahkan, salah satu serdadu kemudian menyatakan: “Satu peluru hidup dan semuanya akan berakhir,” yang satu lagi menjawab bahwa mereka “tidak perlu api hidup.” Yang pertama kemudian mengeluh bahwa seseorang tidak dapat secara efektif menembak seseorang dengan peluru karet.

Menurut deskripsi video, yang diterbitkan di YouTube oleh Pusat Informasi Israel untuk Hak Asasi Manusia di Wilayah Pendudukan (B'Tselem), insiden itu terjadi di desa Palestina Madama, yang terletak di tenggara dari kota Nablus, di Tepi Barat pada 13 April lalu.

Militer Israel menempatkan penghalang jalan di pintu masuk timur ke desa. Ketika warga Palestina berusaha untuk menghapus blokade jalan dalam sebuah langkah protes, total 11 tentara Israel tiba. Pada titik tertentu, orang-orang Palestina mulai melemparkan batu ke arah para prajurit. Namun demikian, tidak jelas apakah tentara mulai menembak sebagai tanggapan atas tindakan para demonstran atau sebelum orang-orang Palestina mulai melempar batu.

Sebanyak tujuh warga Palestina terluka dalam insiden itu. Dua dari mereka dibawa ke rumah sakit di Nablus untuk perawatan medis, sementara yang lain dirawat di tempat. Demikian seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya