Berita

Nigeria/Net

Dunia

Kekerasan Komunal, 16 Orang Tewas Di Gereja

RABU, 25 APRIL 2018 | 08:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah gembala semi-nomaden bersenjata membunuh setidaknya 16 orang pada Selasa (24/4) dalam serangan terhadap jemaat gereja di sebuah negara bagian  Benue, Nigeria.

Juru bicara polisi setempat mengatakan bahwa serangan terjadi di desa Ayar Mbalom, di Gwer East, Benue.

"Enam belas orang dikonfirmasi tewas, termasuk dua imam," kata juru bicara tersebut.


Wilayah tersebut merupakan wilayah yang diketahui pernah menjadi wilayah kekerasan komunal beberapa waktu lalu. Ratusan orang tewas dalam bentrokan tahun ini antara para penggembala dan petani di Nigeria tengah dalam sebuah ledakan kekerasan.

Bentrokan berdarah tersebut terkait dengan hak penggembalaan dan berkurangnya lahan subur. Orang-orang yang terlibat dalam kekerasan komunal sebagian besar adalah Muslim dari kelompok etnis Fulani, sementara anggota komunitas pertanian yang menetap sebagian besar beragama Kristen. Serangan dilakukan oleh kedua belah pihak.

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari menggambarkan serangan terbaru ini adalah hal yang sangat keji.

"Melanggar tempat ibadah, membunuh para imam dan jamaah tidak hanya keji, jahat dan setan, itu jelas dihitung untuk memicu konflik agama dan menceburkan komunitas kami ke dalam pertumpahan darah yang tak berkesudahan," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya