Berita

Osama Bin Laden/Net

Dunia

Eks Pengawal Osama Bin Laden Hidup Dengan Dana Kesejahteraan Di Jerman

RABU, 25 APRIL 2018 | 07:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria Tunisia yang dikabarkan pernah melindungi pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden diketahui telah tinggal di Jerman sejak tahun 1997 dan mendapat bantuan dana senilai euro 1.168 setiap bulannya dalam pembayaran kesejahteraan.

Fakta itu diungkapkan oleh pemerintah daerah Düsseldorf, Jerman, setelah kubu Alternatif kanan-jauh untuk Jerman (AfD) bertanya tentang lelaki itu, yang dikenal sebagai Sami A.

Media Jerman belum melaporkan nama lengkap pria itu untuk alasan privasi.


Menurut kesaksian saksi dari sidang anti-teror Jerman pada tahun 2005, Sami A melayani selama beberapa bulan pada tahun 2000 sebagai salah satu pengawal Bin Laden di Afghanistan.

Sami A menyangkal tuduhan itu dan menegaskan bahwa dia tidak memiliki hubungan dengan jihadis. Tetapi hakim di Düsseldorf mempercayai saksi. Sami A kemudian diselidiki karena diduga memiliki hubungan al-Qaeda pada 2006, tetapi dia tidak dituntut. Deportasi ke Tunisia dikesampingkan karena ketakutan bahwa dia bisa disiksa di sana.

Saat ini Sami A tinggal bersama seorang istri Jerman dan empat anak di kota Bochum, di Jerman barat. Setelah memperoleh izin tinggal sementara di Jerman pada tahun 1999, dia mengambil beberapa kursus teknologi dan pindah ke kota Düsseldorf pada tahun 2005.

Permohonan suakanya ditolak pada 2007 karena pihak berwenang telah mendaftarkannya sebagai risiko keamanan. Karena itulah dia harus melapor setiap hari ke kantor polisi setempat. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya