Berita

Foto : Kemnaker

Kunker Di Semarang, Menaker Tinjau Empat Balai Kerja

MINGGU, 22 APRIL 2018 | 18:42 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri melakukan kunjungan kerja ke empat lokasi di Jawa Tengah, tepatnya daerah Semarang, Jumat (20/4).

Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Semarang  (BBPLK) Semarang yang terletak di Jalan Brigjen Sudiarto 118, Pedurungan kota Semarang, Jawa Tengah adalah yang pertama disambangi Menaker.

Didampingi Kepala BLK Jateng Edy Harnanto, Menaker meninjau ruang pola dan berdialog. Dalam kesempatan itu, Menaker Hanif mendukung adanya ruang analist.


Selanjutnya, Menteri Hanif melanjutkan perjalanannya menuju LPK Djieneka Abadi yang berlokasi di Jalan Pedurungan IV No. 51 kota Semarang.

Didampingi instruktur Zainal, Menaker terkejut dengan siswa yang bisa mempelajari Honda Decompression System (HDS), saty sistem yang mampu mendeteksi jenis kerusakan motor khusus injeksi melalui perangkat ponsel android dan laptop.

"DHS hanya bisa deteksi sistem injection. Kalau kerusakan mesin masih manual," katan Zainal.

Ditempat itu, Menaker memberikan motivas ke sejumlah siswa otomotif supaya terus tekun dan meningkatkan skills agar memiliki kompetensi dan bisa mudah memasuki pasar kerja.

Lokasi kunjungan ketiga Menteri Hanif yaitu Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Maharani yang berada di Jalan Sedayu Tugu, Kelurahan Banget Ayu, kecamatan Genuk Kota, Semarang.

Sebanyak 200 lebih calon PMI berusia 21-42 tahun dengan mayoritas 50 persen lebih lulusam SD, mengikuti berbagai ketrampilan mulai dari bahasa, kelas jompo baby sit, kamar mandi, table manner, ruang tamu. Mereka dididik selama 3 bulan sebelum bertolak ke Malaysia, Singapura, Taiwan dan Hongkong.

Dalam kesempatan itu, Menaker menyempatkan dialog dengan 60 calon PMI yang sedang mengikuti ketrampilan bahasa Kantonis sebelum berangkat ke Hongkong dan 35 calon PMI yang akan berangkat  berangkat ke Malaysia, sementara yang ke Singapura belajar bahasa Inggris.

"Pelatihannya harus dibedakan kepada calon PMI  dan PMI yng sudah berangkat keluar negeri. Yang Sudah berangkat, kompetensinya berbeda," katanya.

Menteri Hanif juga menyempatkan melihat sejumlah siswa atau calon PMI yang sedang ikuti praktek kelas jompo dan baby sit.

Disini, Menaker berpesan agar mengikuti latihan simulasi secara baik dan lancar dalam rangka memperoleh ketrampilan yang baik.

"Hati-hati latihannyam karena nanti di sana akan mengurusi orang jompo, " katanya.

Sedangkan, lokasi terakhir, Menaker dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Lembaga Pendidikan Profesi dan Kewirausahaan (LPPK) Bhakti Nusa, yang bertempat di Jalan Trilomba No.12 Semarang. [dzk]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya