Berita

Unjuk rasa di Nikaragua/BBC

Dunia

Ibu Negara: Gelombang Protes Jalanan Seperti Vampir Penuntut Darah

SABTU, 21 APRIL 2018 | 12:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gelombang unjuk rasa besar-besaran terjadi di Nikaragua beberapa hari terakhir. Para pengunjuk rasa memprotes reformasi pensiun yang baru.

Unjuk rasa yang terjadi di ibukota tidak jarang berakhir bentrok dan menelan korban jiwa.

Setidaknya dua pengunjuk rasa dan seorang polisi tewas di ibukota, Managua, setelah demonstrasi berubah menjadi kekerasan.


Protes berlanjut untuk hari ketiga ketika polisi anti huru hara menggunakan gas air mata untuk membubarkan demonstrasi jelang akhir pekan ini. Gelombang unjuk rasa diwarnai kekerasan ini merupakan yang terburuk sejak Presiden Daniel Ortega mengambil alih kekuasaan pada 2007.

Menanggapi gelombang protes tersebut, Wakil Presiden yang juga adalah Ibu Negara Rosario Murillo justru membandingkan pengunjuk rasa dengan vampir.

"Vampir menuntut darah untuk memberi makan agenda politik mereka," ujarnya seperti dimuat BBC.

Namun para pengunjuk rasa mengeluh di berbagai kota bahwa polisi anti huru hara menyerang para demonstran dan bahwa pemerintah telah mengirimkan kelompok pendukungnya yang dikenal sebagai "colectivos" untuk memukuli mereka.

Seorang juru bicara Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Liz Throssell, mendesak pemerintah untuk mencegah serangan lebih lanjut terhadap demonstran dan media.

Dia juga mendesak para demonstran untuk berdemonstrasi secara damai. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya