Berita

Properti

Pertama Kali, Pameran Properti Dipadu dengan Ajang Otomotif

SABTU, 21 APRIL 2018 | 09:02 WIB | LAPORAN:

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) bekerjasama dengan Dyandra Promosindo untuk kedua kalinya kembali menggelar REI Mega Expo yang berlangsung dari 19-29 April 2018 di Hall C3, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pameran ini diikuti sekitar 25 pengembang dengan total produk yang dipasarkan mencapai 100-an proyek properti dari berbagai jenis dan segmen pasar.

Yang paling menarik, tahun ini pameran properti terbesar dan termegah yang dibesut REI tersebut diadakan di waktu dan lokasi yang bersamaan dengan pameran otomotif paling bergengsi di Tanah Air yakni Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Seperti diketahui, sekitar 500 ribu pengunjung ditargetkan bakal menghadiri IIMS 2018.


REI menilai event ini adalah salah satu terobosan baru, dimana pameran otomotif dipadukan dengan pameran properti khususnya rumah.

"Saat ini baik rumah dan mobil merupakan dua kebutuhan primer bagi masyarakat di perkotaan sehingga diharapkan terjadi sinergi dan saling melengkapi. Jadi konsumen dimanjakan karena hadir di satu lokasi, namun bisa melihat dua produk sekaligus yakni otomotif dan properti," ungkap Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata kepada wartawan usai pembukaan secara resmi REI Mega Expo 2018 di JIExpo Kemayoran, Sabtu (21/4).

Berbagai produk properti dipamerkan di REI Mega Expo 2018, dimana mayoritas didominasi produk-produk hunian milik anggota REI. Adapun rumah yang dipasarkan berasal dari beragam segmen mulai rumah bersubsidi hingga non-subsidi dengan kisaran harga dari Rp 130 juta hingga Rp 5 miliar per unit.

Rumah-rumah bersubsidi memang mendapat perhatian besar dari REI karena seiring dengan komitmen asosiasi tersebut sebagai garda terdepan membangun rumah rakyat.

Selama pameran berlangsung, penyelenggara telah menyiapkan sejumlah promo bagi konsumen antara lain beli rumah dapat mobil, uang muka rendah dari 1%-5%,bunga KPR/KPA rendah mulai dari 5%, KPR/KPA bertenor hingga 20 tahun, serta instant approval dari perbankan.

Menurut Eman, demikian dia akrab dipanggil, dengan sinergi pemasaran melalui pameran besar seperti REI Mega Expo diharapkan dapat membantu menjembatani pengembang dan calon pembeli.

Sejak awal tahun ini banyak pengembang terutama anggota REI yang makin gencar meluncurkan produk properti yang menunjukkan pasar properti mulai bangkit kembali. Namun pasar perlu terus didorong, salah satunya dengan memperbanyak pameran properti. Ajang pameran, kata dia, cukup ampuh untuk menggaet masyarakat untuk membeli sesuatu.

"Strateginya kami akan memperbanyak dan mendukung kegiatan pameran properti seperti ini, sehingga gaungnya diharapkan mampu menggerakkan semangat pasar khususnya pengembang agar terus berproduksi, dan yang penting menjadi magnet menarik minat masyarakat membeli atau berinvestasi properti," papar Eman yang juga Presiden Federasi Real Estat Internasional (FIABCI) Asia Pasifik.

Dia berharap pertumbuhan industri properti ke depan akan semakin membaik. Asosiasi tidak terlalu mengkhawatirkan tahun politik akan menekan bisnis properti pada tahun ini. Pelaku usaha properti, ungkap dia, sudah terbiasa menghadapi tahun politik sehingga tidak akan berpengaruh terhadap rencana ekspansi mereka.

Ditargetkan sedikitnya 50 ribu orang akan berkunjung selama 10 hari pelaksanaan REI Mega Expo 2018, dengan target transaksi diperkirakan mencapai Rp 5 triliun. [rry]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya