Berita

Nusantara

Tenda Abang Becak Mau Disita Polisi Karena Tulisan #2019GantiPresiden

JUMAT, 20 APRIL 2018 | 15:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengecam kepolisian yang ingin menyita tenda becak warga Binjai, Sumatera Utara, hanya karena bertuliskan #2019gantipresiden.

Ketua DPD PKS Kota Binjai, Fitra Syamsurizal, melayangkan kritik kepada polisi lewat tulisan di akun facebooknya.

"Klaim republik ini sebagai negeri demokratis sepertinya perlu diralat. Kebebasan berpendapat sudah dikekang. Mulut rakyat mulai dibungkam. Seperti yang dialami Supriadi. Abang becak di Cengkeh Turi, Kec. Binjai Utara ini didatangi oknum polisi yang mengaku dari Polres Binjai dan tenda becaknya hendak disita. Apa pasalnya? Karena tenda becaknya bergambarkan tanda pagar #2019gantipresiden," tulis Fitra.


Kepada RMOL Sumut, Fitra mengatakan, apa yang ia sampaikan itu adalah kejadian nyata, bukan hoax.

"Saya sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Padahal KPU dan Bawaslu menyatakan hal itu legal, tapi mengapa ada upaya-upaya semacam itu?" tegasnya, Jumat (20/4).

Dia tegaskan bahwa Indonesia merupakan negara demokrasi. Demokrasi yang diinginkan masyarakat adalah kompetisi yang sehat dan menyenangkan, bukan kompetisi yang menghalalkan segala cara dan menakutkan

"Yang saya pahami polisi adalah alat negara, bukan alat penguasa," sambung Fitra.

Untuk menyikapi kejadian itu, ia berniat berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan fungsionaris partainya.

"Harapannya hal seperti ini tidak terulang lagi," tambahnya. [ald]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya