Berita

Theresa May/Net

Dunia

PM Inggris Bantah Serang Suriah Karena Bujukan Trump

SELASA, 17 APRIL 2018 | 11:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Inggris Theresa May di hadapan parlemen mengaku bahwa serangan udara terhadap Suriah oleh Inggris bukan dilakukan karena bujukan dari Amerika Serikat.

May mengatakan bahwa Inggris dan sekutu secara moral dan hukum dibenarkan untuk melakukan serangan itu.

May mengatakan kepada parlemen bahwa Inggris tidak dapat bertindak melalui Dewan Keamanan PBB (UNSC) untuk melancarkan serangan karena Rusia akan menggunakan kekuatannya di PBB untuk memveto kebijakan luar negeri tersebut.


"Kami telah bertindak karena kepentingan nasional kami untuk mencegah penggunaan lebih lanjut senjata kimia di Suriah dan menegakkan konsensus global bahwa mereka tidak boleh lagi digunakan," kata May seperti dimuat Russia Today.

"Kami telah melakukan ini karena kami percaya itu adalah hal yang benar untuk dilakukan, dan kami tidak sendirian," tambahnya.

May juga membantah tuduhan bahwa langkah itu dilakukannya karena ada permintaan dari Trump.

"Kami tidak melakukan ini karena Presiden Trump meminta kami untuk melakukannya," demikian May. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya