Berita

Aceng Zakaria dan Rizal Ramli/Dok

Politik

Selalu Mengkritik Dengan Solusi, Ketum Persis: Rizal Ramli Pantas Jadi Pemimpin Nasional

MINGGU, 15 APRIL 2018 | 12:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), Aceng Zakaria menilai ekonom senior Rizal Ramli layak menjadi pemimpin nasional.

Selain memiliki pengalaman dan terobosan di bidang ekonomi yang telah teruji, mantan Menko Ekuin di era pemerintahan Presiden Abdurahman Wahid atau Gus Dur itu juga konsisten dalam komitmennya untuk membangun Indonesia yang lebih baik.      

Terkait dengan kritik yang kerap disampaikan Rizal Ramli kepada pemerintah, Aceng justru berpendapat, hal itu bagian dari kecintaannya terhadap Indonesia. Sebab, dalam setiap kritik yang dilontarkan mantan Menko Maritim era pemerintahan Presiden Jokowi itu selalu disertai solusi dan sikap optimis.  


"Saya melihat setiap kritik yang disampaikan Pak Rizal selalu ada solusinya. Nah, ini yang membuat kita optimis. Pak Rizal juga selalu menyampaikan kepada kita untuk kerja keras dan usaha keras, Insya Allah kita dapat membangun Indonesia," ujar Aceng usai launching Baitut Tamwil Barkah Umat, yang merupakan salah satu unit yang dikelola oleh Majelis Ekonomi PP Persis, Sabtu (14/4).

Terlebih lagi, sambung Aceng, Rizal Ramli telah menunjukkan keberpihakannya terhadap masyarakat kecil melalui ide dan gagasannya sejak pemerintahan Soeharto.

Misalnya, sebut Aceng, ketika menjadi Senior Researcher di Center for Policy and Implementation Studies (CPIS), Rizal Ramli bersama Tim Harvard melakukan reformasi terhadap 3.600 BRI Unit Desa. Alhasil, para petani dan masyarakat kecil memeroleh kemudahan kredit melalui program Kupedes, dan masyarakat punya tabungan dengan nama Simpedes.

"Terobosan yang dilakukan Pak Rizal inilah yang menjadi motivasi kami. Semoga Pak Rizal berkesempatan menjadi pemimpin nasional, sehingga ia dapat mengimplementasikan ide dan gagasan yang kita yakini dapat membawa kemajuan bagi Indonesia," tandas Aceng.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya