Berita

Magelang Kota Sejuta Bunga Dan Kabupaten Sentra Sayuran

JUMAT, 13 APRIL 2018 | 19:50 WIB | LAPORAN:

Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sudah lama dikenal sebagai daerah yang memiliki lahan pertanian subur. Selain produktif untuk membudidayakan berbagai jenis komoditas sayur-sayuran, tanaman bunga pun tumbuh subur.

Sehingga tidak heran Kota Magelang dikenal sebagai kota sejuta bunga, sedangkan Kabupaten Magelang sebagai sentra sayuran.

Untuk memenuhi Kebutuhan komoditas sayuran seperti cabai dan sayuran lainnya di pasar selama bulan Ramadhan yang berlangsung pada bulan Mei-Juni 2018, Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi terjun ke Kabupaten Magelang guna mengecek kesiapan berbagai jenis komoditas sayuran khusus pertanaman cabai, juga ada  bawang daun, bawang merah, bawang putih, terong, kol dan lainnya.


Menurutnya, pengecekan sejak dini penting dilakukan agar permintaan yang tinggi selama Ramadhan hingga Lebaran dapat diantisipasi dengan cepat. Dengan demikian, harganya juga stabil sehingga tidak mencekik konsumen.

"Total produksi cabai di Magelang ini cukup tinggi. Pasokan selama Ramadhan sampai Lebaran nanti aman dan harga stabil," kata Suwandi saat mengecek kawasan budidaya Sayuran di Magelang, Jumat (13/4).

Kepala Dinas Pertanain Kabupaten Magelang Wijayanti mengatakan pertamanan cabai rawit merah di Magelang yang akan dipanen Ramadhan dan Idul Fitri 600 hektare dan siap memasok 59 ton perhari.

"Sedangkan cabai merah keriting 800 hektare akan memasok 85 ton perhari. Luas tanam cabai keriting Magelang setahun 4000 hektare, cabai rawit 2000 hektare, bawang putih 500 hektare dan bawang merah taraf penumbuhan 60 hektare," ujarnya.

Sementara Ketua Kelompoktani Kembangsari Desa Sonorejo Kecamatan Candimulyo Magelang, Sudarno menjelaskan bahwa petani menanam cabai rawit varietas Madun dengan hasil 8.5 ton perhektare.

"Umur tanaman mencapai 6 bulan dan bisa petik 30 kali panen. Harga cabai rawit merah di petani hari ini Rp 22000 perkg sedangkan cabai keriting lebih tinggi yakni Rp 25000/kg," jelasnya.

Untuk bawang putih, Hakim petani Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik Magelang, mengatakan varietasnya Lumbu Kuning dengan hasil 13.5 ton perhektare.  Harga cabut di petani Rp 11.700 perkg dan untuk dijadikan benih perlu dormansi 6 bulan.

"Harga benih bawang putih Rp 50.000 perkg. Di wilayah sini terdapat potensi yang belum digarap untuk bawang putih Desa Kaliangkrik 100 hektare, Mangli 50 hektare dan Desq Temanggung 100 hektare. Cocok untuk ditanami bawang putih," jelasnya.

Terkait budidaya bunga, di  Magelang memiliki potensi lahan dan SDM petani yang luar biasa. Luas lahan budidaya bunga sedap malam 40 hektare, dan juga bunga lainnya untuk taman taman yang dihasilkan sangat bagus, dan laris manis di pasaran.

Kota dan Kabupaten Magelang dikelilingi lima gunung dengan topografi lereng dan berbukit ketinggian dari 200 hingga 2000 meter di atas permukaan laut.   Alam dan lingkungannya memang indah dan sejuk.

Gunung gunung yang mengelilingi Magelang adalah Gunung Tidar dikenal tempat latihan militer, Gunung Sumbing, Gunung Ngandong, Gunung Merbabu  dan Gunung Telomoyo. Juga terdapat situs Candi Borobudur dan Candi Mendut.

"Tanaman sayuran, bunga dan hias maupun buah-buahan tumbuh subur di sini. Kota Magelang dikenal sebagai kota sejuta bunga," jelas Sudarno.

"Buah Kabupaten Magelang yang terkenal yakni salak pondoh berbatasan dengan salak pondoh Sleman. Juga Kabupaten Magelang dikenal salah satu sentra sayuran di Jawa Tengah dan  menjadi tujuan pariwisata," sambungnya. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya