Berita

Mantan Sekjen Partai Nasdem Rio Capella/Net

Politik

Siti Zuhro: Partai Baru Jangan Ikut Jejak Nasdem

JUMAT, 13 APRIL 2018 | 17:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengamat politik LIPI Siti Zuhro mengingatkan Partai Berkarya, PSI, Partai Garuda dan Perindo tidak megikuti jejak Partasi Nasdem.

Menurut Siti, baru mengikuti Pemilu 2014, setahun kemudian Sekjen Partai Nasdem Rio Capella terjerat KPK dalam kasus gratifikasi.

Rio Capella terbukti melanggar Pasal 11 UU No 20/2001 tentang tindak pidana korupsi lantaran
menerima suap untuk mengamankan perkara bansos di Kejaksaan Agung.

menerima suap untuk mengamankan perkara bansos di Kejaksaan Agung.

Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Rio 1,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Sebelum Rio ada Ketua Mahkamah Partai Nasdem Otto Cornelis Kaligis yang terjerat kasus dugaan suap yang melibatkan tiga hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

"(2014) Nasdem partai baru, Sekjennya (2015) sudah dicokok karena kasus korupsi," kata Siti di gedung dewan, Jumat, (13/4).

Siti menambahkan, masuknya Rio membuyarkan pandangan masyarakat tentang visi restorasi Indonesia yang digagas Nasdem. Begitu juga dengan komitmen Nasdem memerangi korupsi di Indonesia.

Hal tersebut, masih kata Siti menjadi tendensi buruk bagi tingkat kepercayaan masyarakat khususnya partai baru.

"Saya minta partai-partai baru ini jangan seperti itu. Kan repot kalau masyarakat sudah tidak percaya," cetusnya. [nes]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya