Berita

Mohammad Hatta/Net

Politik

#GantiPresiden2019, PAN Punya Konsep Agraria Lebih Baik

JUMAT, 13 APRIL 2018 | 13:06 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tanda pagar #GantiPresiden2019 yang marak di berbagai media sosial bukan slogan kosong belaka.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Mohammad Hatta memandang banyak kebobrokan pemerintah sekarang sehingga rakyat menginginkan pergantian presiden.

"Lihat saja dalam reformasi agraria yang dilakukan pemerintah dengan hanya bagi-bagi sertifikat," terang Hatta saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/4).


Padahal, lanjut dia, pembagian sertifikat dalam reformasi agraria adalah langkah terakhir.

PAN memiliki konsep agraria yang dinilainya jauh lebih baik dari hanya sekadar bagi-bagi sertifikat.

"Seharusnya tanah itu ditebus dulu oleh pemerintah baru kemudian mencicilnya dari hasil mengolah tanah itu," terangnya.

Ia menyebutkan, saat ini ada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang banyak melakukan pembebasan lahan untuk tol kemudian pemerintah mencicilnya. Langkah ini sebetulnya bisa diterapkan dalam reformasi agraria.

"Jadi bukan dengan bagi-bagi sertifikat. Lalu gimana jika tanahnya bermasalah? Sertifikatnya tidak berguna," imbuhnya.

Terkait kritik reformasi agraria dan gerakan #GantiPresiden2019, Hatta mengimbau agar pemerintah jangan sensitif.

"Kita mengkritik yang disertai bukti dan data tapi kita malah dibilang bikin gaduh," cetusnya.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya