Berita

Hukum

Penyelidikan Century Masuk Angin Karena Kekuasaan

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 22:36 WIB | LAPORAN:

Pengusutan megakorupsi bailout Bank Century Rp 6,7 triliun mandek alias jalan di tempat. Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Bonyamin Saiman yang baru-baru ini memenangkan gugatan praperadilan atas KPK terkait penanganan kasus ini, menyebut dua hal yang membuat pengusutan oleh lembaga anti rasuah berlangsung lama.

"Saya tetap pada pernyataan sebelumnya. Yang bisa menghambat proses penyidikan hanya dua; keuangan atau kekuasaan. Kalau keuangan tidak mungkin lah, ya berarti kekuasaan," ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/4).

Dia menegaskan pandangannya tentang peran kekuasaan telah menghambat pihak KPK untuk mengusut kasus ini bukan hanya sekedar dugaan semata.


"Saya sudah nggak menduga lagi, tapi menuduh," tukasnya.

KPK sudah berhasil memenjarakan terpidana kasus Bank Century, Budi Mulya dengan masa tahanan 15 tahun. Budi Mulya sudah menjalani hukumannya 4,5 tahun. Namun setelah itu tidak ada penyelidikan dan penetapan tersangka baru yang dilakukan KPK.

Baru-baru ini kasus Bank Century menjadi sorotan usai Hakim Praperadilan pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Hakim Effendi Mukhtar meminta KPK untuk menetapkan sejumlah tersangka baru dalam kasus Bank Century.

Hakim Effendy meminta pihak KPK menetapkan mantan pejabat Bank Indonesia (BI) termasuk mantan Gubernur BI sekaligus mantan wakil presiden RI, Boediono. Selain Boediono Effendy juga meminta KPK mentersangkakan petinggi Bank Indonesia lainnya yakni Muliaman D Hadad, dan Raden Pardede.[dem]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya