Berita

Foto/Net

Politik

Data Pengguna Bocor, Dewan Tidak Mau Buru-Buru Blokir Facebook

SELASA, 10 APRIL 2018 | 19:06 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Komisi I DPR Andi Rio Idris Padjalangi menilai kebocoran data Facebook (FB) bermotif bisnis.

Menurutnya negara harus turun tangan meminta pertangungjawaban perusahaan yang berkantor di California, Amerika Serikat itu.

"Ini jelas untuk kepentingan bisnis karena besar nilainya dan ini menjadi tanggung jawab negara," ujar Andi Rio di komplek Parlemen, Selasa, (10/4).


Andi mengibaratkan jika satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) bocor dihargai Rp2 juta, maka kebocoran data FB kemungkinan lebih besar dari nilai NIK karena data yang lebih besar. Masyarakat bisa menghitung berapa keuntungan yang didapat dari bocornya data FB tersebut.

Kendati demikian Andi mengakui Indonesia memiliki keterlambatan dalam regulasi soal perlindungan data pribadi.

"Komisi I ini baru mau susun setelah RDPU dengan para ahli." tambahnya.

Meski data pengguna FB di Indonesia ikut bocor, Anggota Fraksi Golkar ini tidak setuju jika solusi akhirnya harus memblokir perusahaan yang dibangun Mark Zuckerberg itu.

Rencananya Komisi I akan memanggil pimpinan FB Indonesia untuk mempertanyakan data pengguna FB Indonesia yang ikut bocor.

"Kita tanyakan dulu ke pimpinan FB bagaimana baru kita bisa memutuskan," pungkasnya. [nes]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya