Berita

Sobri Lubis/RMOL

Hukum

FPI: Polisi Jangan Sepelekan Polah Ade Armando!

SELASA, 10 APRIL 2018 | 18:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pihak Kepolisian diminta untuk tidak menyepelekan laporan Front Pembela Islam (FPI) atas dugaan ujaran kebencian yang dilakukan dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando.

Apalagi, Ade Armando telah berulang kali berbuat hal yang sama, yakni memposting konten-konten yang memantik permusuhan umat.

Begitu kata Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis saat akan melaporkan Ade Armando ke Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (10/4).


Kata dia, pembiaran yang dilakukan Kepolisian atas polah Ade Armando sama halnya dengan membiarkan radikalisme berkembang.

"Jadi kita mendorong aparat Kapolisian, agar tidak bertumpuk kekesalan masyarakat. Kalau seandainya nanti ada radikal bukan umat, justru yang menciptakannya dari aparat sendiri yang tidak menegakkan hukum, tidak memberikan solusi dan kepastian hukum," ujarnya

Sobri juga khawatir, Ade Armando akan terus mengeluarkan penghinaan jika polisi tidak menindak tegas. Jadi, aparat Kepolisian sebagai institusi negara penegak hukum.

"Nah Kepolisian ini tidak boleh memihak, sehingga tercipta unsur rasa keadilan kepada masyarakat," pungkasnya.

Ade Armando dilaporkan ke Bareskrim Polri karena unggahannya di Facebook yang dinilai telah mengandung ujaran kebencian. Adapun dalam unggahan Ade yang dilaporkan itu berbunyi "Polri harus menunjukan kepada publik bahwa FPI bukan anjing binaan mereka". Tulisan ini diunggah pada tahun 2016. [ian]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya