Berita

Foto: Net

Politik

Janji Jokowi Ini Alasan PKS Dukung Ganti Presiden

SELASA, 10 APRIL 2018 | 09:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gerakan #Ganti Presiden2019 yang diinisiasi Gerinda dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diklaim kian menguat dari hari ke hari.

Ketua Bidang Politik DPP PKS, Pipin Sopian memandang kondisi ini tidak lepas dari buntut kekecewaan masyarakat pada pemimpin sekarang. Salah satu kebijakan pemerintah yang menjadi sorotan PKS adalah Peraturan Presiden (Perpres) mempermudah izin tenaga kerja asing masuk ke Indonesia.

"Jika tenaga kerja asing di era pemerintahan Jokowi dipermudah bekerja di Indonesia, bagaimana nasib WNI yang saat ini pengangguran yang jumlahnya 7.04 juta orang?" kata Pipin melalui pesan singkatnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/4).


Ia juga menyinggung janji kampanye Presiden Jokowi pada 2014 yang akan membuka 10 juta lapangan pekerjaan selama lima tahun.

Data yang diperolehnya pengangguran tahun 2014 berjumlah 7,24 juta orang,  sedangkan 2017 sebanyak 7,04 juta orang. Ini berarti dalm tiga tahun hanya mengurangi 200 ribu penggangguran.

"Adanya Perpres itu wajar jika kita bertanya 10 juta lapangan pekerjaan baru yang dijanjikan Presiden Jokowi sebenarnya untuk siapa," ujarnya.

"Inilah alasan rasional kenapa mayoritas rakyat Indonesia mendukung gerakan #2019GantiPresiden," pungkas Pipin.[wid]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya