Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

RR: Lebih Cantik Kalau Presiden Jokowi Kembali Ke Trisakti

SENIN, 09 APRIL 2018 | 22:12 WIB | LAPORAN:

Kupon bagi-bagi sembako oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke Sukabumi, Jawa Barat, baru-baru ini menuai kritik dari berbagai pihak.

Sebagian kalangan bahkan menyebutkan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kampanye dini, karena Jokowi dipastikan maju kembali menjadi Pilpres 2019 mendatang.

Ekonom senior sekaligus tokoh nasional, Rizal Ramli menilai, bagi-bagi sembako tersebut tidak perlu dilakukan, apalagi dalam kondisi negara saat ini.


Ketimbang bagi-bagi sembako yang hanya membuat warga Sukabumi senang, lebih baik Presiden Jokowi membuat kebijakan-kebijakan yang dapat dirasakan seluruh rakyat Indonesia.

"Sebetulnya lebih indah dan cantik jika Presiden Jokowi kembali ke trisakti dan susun kebijakan lebih pro rakyat, bukan creditor driven, ketimbang bagi-bagi sembako,” kata Rizal Ramli dalam akun twitter pribadinya, @RamliRizal, yang diposting beberapa saat tadi (Senin, 9/4).

Pernyataan Rizal Ramli itu mengomentari link salah satu media online nasional yang berjudul: Bagi-bagi Sembako, Politik Transactional Leadership.

Para warganet juga memberikan reaksi positif ataus cuitan Rizal Ramli itu. Akun @Setyawanbas212 misalnya. Menurut dia, sembako tersebut diterima saja, namun tak perlu dijadikan patokan untuk memilih kembali Jokowi di 2019.

"Klo di bagi sembako ambil aja,, 2019 ganti presiden nya demi kelangsungan anak cucu rakyat indonesia dimasa yg akan datang  ,,#2019GantiPresiden,” cuit dia.

Akun @dedi_deff malah merasa kebijakan yang dikeluarkan oleh Jokowi selama 4 tahun ini belum dirasakan oleh rakyat Indonesia.

"Gimana mau kembali ke Trisakti, wong 4 tahun ini berjalan ke arah itu saja kagak,” tandasnya. [sam]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya