Berita

Politik

Sesepuh PPAD Minta Rizal Ramli Respon Tugas Negara 2019

SENIN, 09 APRIL 2018 | 19:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan pamungkas yang disampaikan ekonom senior Dr Rizal Ramli dalam acara Indonesian Lawyer Club (ILC), Selasa (3/4), menuai pujian.

Kali ini pujian disampaikan oleh sesepuh PPAD (Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat), Jenderal (purn) TNI Widjojo Soejono.

Dalam sebuah meme yang beredar, Widjojo menilai pernyataan pamungkas dari Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid dalam ILC bertema “Prabowo Menyerang” itu sebagai yang paling mencerahkan.


"Kepada Dr Rizal Ramli, ceramah anda adalah yang paling mengesankan selama sesi ILC terakhir ini," ujarnya.

Saat itu, Rizal Ramli menjelaskan bahwa apapun bisa terjadi di masa depan, bisa negatif, bisa juga positif. Dia mengajak masyarakat tidak menganggap enteng segala kemungkinan yang ada.

Kata dia, negara bubar bukan sesuatu yang tidak mungkin. Banyak contoh yang bisa dipelajari, mulai dari kehancuran Uni Soviet, Yugoslavia hingga negara-negara di kawasan Timur Tengah yang porak poranda.

Mantan Menko Maritim itu kemudian menjabarkan mengenai tiga hal yang bisa menyebabkan negara bubar.

Pertama, bila isu agama terus diperdebatkan.

"Tidak usah menunggu 2030, kalau isu agama terus kita gendangin terus, akhirnya pecah nih bangsa. Saya mau kita go beyond apa yang kita bicarakan saat ini dan mencari solusinya," ujarnya.

Rizal Ramli mencontohkan India yang akhirnya pecah menjadi tiga, India, Pakistan dan Bangladesh.

Faktor kedua adalah intervensi bangsa asing karena kekayaan alam Indonesia. Sementara, faktor yang ketiga adalah weak leadership atau kepemimpinan yang lemah. Dibutuhkan kepemimpinan yang kuat untuk menjaga persatuan.

"Tapi saya ingin garis bawahi, kepemimpinan yang kuat itu tidak harus militer, tidak harus jenderal. Kami ingin yang kuat dan demokratis. Banyak jenderal yang tidak efektif dalam banyak hal," urainya.

Widjojo Soejono mengaku kagum dengan uraian Rizal Ramli itu. Kata dia, pernyataan Rizal sangat mencerahkan bagi rakyat Indonesia.

"Sangat luar biasa dan mencerahkan bagi bangsa ini, terutama bagi yang mental inlander," pujinya.

Mantan Panglima Komando Pemulihan Keamanan dan Keterlibatan (Pangkopkamtib) meminta Rizal yang sudah mendeklarikan diri sebagai capres, untuk bersedia mengambil alih pucuk pimpinan negeri ini pada Pilpres 2019 mendatang.

"Tolong respon panggilan tugas negara tahun 2019," tukasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya