Berita

Hanafi Rais/Net

Politik

Hanafi Pertanyakan Bukti Zulhas Teken Dukungan Untuk Jokowi

SENIN, 09 APRIL 2018 | 16:56 WIB | LAPORAN:

Partai Amanat Nasional (PAN) belum menentukan arah kemana akan berlabuh di Pilpres 2019.

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Hanafi Rais menegaskan bahwa sampai saat ini PAN belum menentukan arah dukungan. Sikap resmi PAN akan diambil setelah rapat kerja nasional (rakernas).

"Sikap resmi partai ketika nanti kita akan menggelar rapat kerja nasional. Insya Allah dalam satu dua bulan ke depan ini," ujar Hanafi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/4).


Dalam hal ini, Hanafi juga membantah kabar PAN telah menyatakan dukungan kepada Jokowi yang ditandai dengan tanda tangan dukungan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Kabar ini muncul setelah ada pengakuan dari Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy yang menyebut ada dua partai menyatakan dukungan ke Jokowi. Beredar di kalangan wartawan, dua partai yang dimaksud oleh Romi adalah PKB dan PAN.

Mengenai kabar ini, Hanafi justru menantang awak media untuk memberinya bukti tentang pembubuhan tanda tangan yang dilakukan Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan.

"Kalau disebut-sebut surat ditandatangani oleh ketua umum, ya saya pikir buktinya mana? Selama tidak ada buktinya, tidak ada hitam di atas putihnya nanti itu sama saja kita menyebarluaskan berita palsu," jelasnya.

Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy menyebut ada dua partai lagi yang bergabung dengan Joko Widodo, di luar lima parpol yang sudah bergabung.

Dalam pengakuannya, Romi menyebut bahwa satu dari dua partai itu sudah meneken surat dukungan ke Joko Widodo. Sementara satu di antaranya masih berupa dukungan secara lisan. Namun demikian, Romi enggan menjabarkan partai yang dimaksud.

Saat ini ada lima partai di parlemen yang belum menentukan sikap. Kelima partai itu antara lain Partai Gerindra, PKS, PAN, PKB, dan Demokrat.

Sementara PAN dan PKB merupakan dua partai yang saat ini menjadi pendukung pemerintah. Diduga kuat dua partai yang dimaksud Romi itu adalah PAN dan PKB. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya