Berita

Joko Widodo dan Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Konstelasi Dunia Memanas, Jokowi Harus Lamar Gatot

SENIN, 09 APRIL 2018 | 14:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Konstelasi dunia yang semakin tinggi tensinya membuat Indonesia berada di pusaran ancaman. Oleh karena itu, pemimpin ke depan dibutuhkan sosok yang memiliki kemampuan detterance effect yang mumpuni.

Calon petahana pada Pilpres 2019, Joko Widodo harus memilih orang yang tepat sebagai pendampingnya.

"Dalam hal kewaspadaan dan untuk pentingnya early warning system, Pak Gatot sangat tepat buat dampingi Jokowi," terang Direktur Eksekutif Human Studies Institute, Rasminto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/4).


Menurutnya, selama ini daya tangkal Jokowi masih lemah terhadap gejala tersebut, sehingga perlunya pendamping dari kalangan militer.

Usai peristiwa 4/11 tahun 2016 silam, Jenderal Gatot (saat itu masih Panglima TNI) pernah memaparkan soal kondisi dunia pada tahun 2036.

Gatot menerangkan bahwa dunia di masa tersebut mengalangi krisis energi, pangan dan air. Sehingga sangat mungkin jika negara-negara besar menyorot Indonesia yang berada di garis khatulistiwa.

“Hal ini mungkin bisa dikaitkan dengan pidato Prabowo NKRI bubar tahun 2030. Artinya ancaman ke depan sangat tinggi,” tegas dia.

Satu hal yang menjadi sorotannya saat ini selain hegemoni AS dan China di Kawasan Asia Pasifik adalah penempatan pasukan marinir Jepang di beberapa daerah.

"Ini untuk pertama kalinya Jepang setelah perang Dunia II. Jelas ancaman yang menyangkut kedaulatan kita bukan main-main ke depannya," tegasnya lagi.[wid]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya