Berita

Anggawira/Dok

Politik

Sayap Partai Gerindra: Prabowo Beri Sinyal Pendampingnya Anak Muda

SENIN, 09 APRIL 2018 | 07:24 WIB | LAPORAN:

Prabowo Subianto sampai saat ini belum juga mendeklarasikan pendampingnya untuk calon presiden 2019 mendatang.

Ketua DPP Tunas Indonesia Raya, Anggawira mengatakan akan ada yang berbeda dalam penentuan pendamping Prabowo pada Pilpres mendatang. Prabowo memberi sinyal pendampingnya dari kalangan anak muda.

"Pak Prabowo tidak galau beliau punya ketetapan hati untuk memberikan yang terbaik, Bapak selalu sampaikan sebagai kader Gerindra harus siap berkorban jiwa dan raga untuk NKRI. Beliau nyatakan dalam berbagai kesempatan pendampingnya anak muda, ya relatif di bawah 50 tahun. Ini penting untung regenerasi kepemimpinan," tegas Anggawira yang juga Fungsionaris DPP Partai Gerindra melalui keterangannya di Jakarta, Senin (8/4).


Anggawira menambahkan, dalam proses seleksi pendamping Gerindra akan melakukan serangkaian proses seleksi seperti rekam jejak calon kandidat pendamping, prestasi dan memiliki kesamaan visi misi.

"Kami kan tahu dalam menentukan pendamping Prabowo tidak bisa sembarangan harus mencari yang terbaik. Ya kami lihat saja perkembangan dan situasinya," ujar Anggawira.

Anggawira mengatakan, deklarasi kemungkinan akan dilangsungkan pada detik-detik terakhir. Saat ini Partai Gerindra masih berkonsentrasi di Pilkada dan penguatan tim internal serta mempertajam konsep.

"Yang sudah cukup siap parpol saja belum deklarasi-deklarasi kok. Kita berpikir positif saja, siapa yang akan mendampingi Prabowo itu pilihan terbaik dan kita akan all out," kata Anggawira.

Menurutnya bukan hal mudah untuk menentukan pendamping terbaik untuk mendampingi Prabowo. Pendampingnya harus ada sosok muda yang bisa mengimbangi Prabowo untuk memimpin RI jika terpilih.

"Tentunya kita membuka kesempatan bagi calon pemimpin-pemimpin muda yang memiliki visi kedepan, punya komitmen untuk bekerja keras dan mengabdi pada masyarakat," pungkas Anggawira.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya