Berita

Politik

Ini Tiga Rekomendasi Rakornas Maritim PDIP

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 20:40 WIB | LAPORAN:

Rapat Koordinasi Bidang Nasional III Maritim PDI Perjuangan resmi ditutup. Penutupan dilakukan Ketua DPP PDIP Bidang Kemaritiman Rokhmin Dahuri di Aula Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (8/4).

Salah satu rekomendasi Rakornas adalah pembentukan bank maritim. Tujuannya adalah untuk membantu mempercepat mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

"Itu ada yang secara makro atau politik ekonomi seperti misalnya kami menyarankan ada kebijakan khusus dari pemerintah harus ada skema kredit perbankan bahkan yang paling bagus supaya negara ini mendirikan bank khusus maritim seperti Vietnam, Cina, Kanada dan negara kelautan lainnya," ujar Rokhmin.


Menurutnya, kebijakan tersebut akan diterapkan salah satunya melalui kredit bunga ringan. Termasuk juga di dalamnya program pelatihan pengolahan dana guna menghindari kredit macet.

Rekomendasi berikutnya, kata Rochmin, meminta pemerintah mengatur regulasi soal ikan tangkap. Bukan hanya sekedar melarang, tetapi harus bisa menghadirkan solusi demi pertumbuhan ekonomi nelayan.

"Yang kedua adalah sifatnya teknis mulai dari perikanan tangkap. Bagaimana supaya pemerintah tidak terlalu ekstrim melarang ini melarang itu tapi tanpa solusi. Konservasi mengorbankan economic growth itu," ucap Rokhmin.

Begitu juga soal industrialisasi kemaritiman. Rochmin menyebut Rakornas menyarankan pemerintah mulai peduli dengan pengembangan industri hasil laut. Pasalnya, nilai jual jika sudah diolah dan siap konsumsi akan lebih menguntungkan.

"Kalau kami sarankan setiap provinsi ada 15 ribu hektare. Itu dari ekonomi budidaya dan industri jasa maritim," tukasnya.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya