Berita

Foto: Net

Pertahanan

Panglima TNI Ingin Ardadedali Lebih Modern Dari Nagapasa

SABTU, 07 APRIL 2018 | 23:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kapal selam KRI Ardadedali-404 diharapkan mempunyai sistem teknologi yang lebih modern dari kapal selam pesanan pertama Indonesia dari Korea Selatan, KRI Nagapasa-403.

Harapan itu sebagaimana disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat meninjau kesiapan kapal selam  KRI Ardadedali-404 yang dipesan pemerintah Indonesia di galangan kapal  Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME), Korea Selatan, Jumat (6/4).
 
“Kapal ini harus mempunyai sistem teknologi yang sama bahkan bisa ditingkatkan lagi lebih modern dari kapal selam sebelumnya,” ujarnya.
 

 
Pada kesempatan ini pula, Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada pimpinan DSME bahwa para tenaga ahli Indonesia sudah mendapatkan pengalaman dan pengetahuan dalam membuat kapal selam sejak awal proses.
 
“Pembangunan kapal selam yang ketiga, yang sekarang dilaksanakan pengerjaannya oleh PT PAL bekerja sama DSME, diharapkan akan mendapatkan hasil yang sama melalui proses alih teknologi dan memiliki kemampuan seperti kapal selam yang diproduksi Korsel,” harapnya.

Turut hadir dalam rangkaian kunjungan kerja Panglima TNI, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Naryono, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Kapuskersin Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, Kadisadal Laksma TNI Prasetya Nugraha, dan Marsma TNI Khairil Lubis.
 
Dalam rangkaian kunjungan kerja Panglima TNI di Korea Selatan ini  juga didampingi oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI  untuk Korea Selatan H.E. Mr. Umar Hadi dan Komandan Satuan Tugas Proyek Pengadaan Kapal Selam Laksma TNI Iwan Isnurwanto M.AP., M.Tr (Han) serta Athan RI untuk Korea Selatan Kolonel Laut (E) Oka Wirayudha. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Venezuela Kecam Keras Serangan Militer AS, Maduro Umumkan Darurat Nasional

Sabtu, 03 Januari 2026 | 19:56

Kemenimipas Siapkan 968 Tempat Kerja Sosial

Sabtu, 03 Januari 2026 | 19:41

Trump Klaim Tangkap Presiden Venezuela Usai Bombardir Caracas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 18:56

Parpol Pragmatis, Koalisi Permanen Tidak Mudah

Sabtu, 03 Januari 2026 | 18:45

Pimpinan Ponpes Gontor Meninggal, Ini Jadwal Salat Jenazah dan Pemakaman

Sabtu, 03 Januari 2026 | 17:54

Sikap Parpol Dukung Pilkada Dilakukan DPRD Bisa Berubah

Sabtu, 03 Januari 2026 | 17:20

Pemilu Digital: Upaya Memutus Tuntas Biaya Tinggi dan Akal-akalan Demokrasi

Sabtu, 03 Januari 2026 | 16:30

Bank Mandiri Sinergi dengan Kemhan Bangun 5 Jembatan Bailey

Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:55

Bulog Jamin Stok Beras di Sumatera Aman Usai 70 Ribu Hektare Sawah Terendam Banjir

Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:11

Motorola Umumkan Tanggal Peluncuran Razr Edisi Khusus Piala Dunia 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 14:56

Selengkapnya