Berita

Abraham Lulung Lunggana/Net

Politik

Haji Lulung: Sukmawati Wajib Taubat Nasuha

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 11:46 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Keberanian Sukmawati Soekarnoputri meminta maaf atas puisi kontroversialnya patut diapresiasi.

Hanya saja, tetap dipertanyakan kesungguhan permintaan maaf putri Bung Karno itu.

‎"Kita semua tidak tahu, dia (Sukmawati) itu murni minta maaf dari hatinya? Atau karena hanya sekedar memenuhi desakan publik untuk meredam polemik?" kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lulung Lunggana kepada wartawan, Kamis (5/4).


Menurut Lulung, permintaan maaf Sukmawati tidak berarti apa-apa, tanpa disertai tobat kepada Allah SWT.  

"Kalau minta maaf kepada kita (umat Islam), secara manusiawi tentu umat akan memaafkan. Tapi, menurut saya, dia (Sukmawati) juga wajib meminta maaf kepada Allah SWT, dengan sesungguh-sungguhnya taubat atau taubatan nasuha. ‎Karena, kita umat Islam menjalankan ibadah itu semata-mata karena Allah," terang Lulung.

"Ingat, syariat Islam itu milik Allah, umat hanya menjalankan perintah," tegas Lulung menambahkan dengan nada bergetar.

Kemarin dalam jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sukmawati menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam di seluruh penjuru Tanah Air.

‎"Saya menyampaikan permohonan maaf atas puisi tersebut yang dianggap melukai hati umat Islam," kata Sukmawati.

Ada total lima poin yang dibacakan Sukmawati dalam konferensi pers tersebut. Permintaan maaf itu merupakan poin kelima, alias yang terakhir. Saat membacakan poin kelima itu, Sukmawati pun tak kuasa menahan tangis dan suaranya terdengar sesenggukan.[wid]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya