Berita

Politik

PILPRES 2019

Presiden Mendatang Harus Mahir Bahasa Inggris Dan Lebih Intelek

JUMAT, 30 MARET 2018 | 06:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Mantan Anggota Komnas HAM Prof. Hafid Abbas membeberkan kriteria yang pantas memimpin Indonesia ke depan.

Menurut dia, kriteria pertama, seorang Presiden jangan hanya mengurus diri dan kelompoknya sendiri, tetapi harus mengurus kepentingan orang banyak.

Berikutnya, Presiden harus mahir berbahasa dunia internasional seperti Bahasa Inggris, dan lebih intelek.


"Jangan yang Bahasa Inggris-nya buruk tapi dipaksakan. Lebih baik kayak Pak Harto dulu, kemana-mana pakai Bahasa Indonesia," terang Hafid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/3).

Kemudian, sambung dia, Presiden harus bisa mengurangi kesenjangan sosial.

"Kesenjangan sosial kita sudah amat teramat tinggi. Bukannya menciptakan keadilan sosial tapi ini malah kesenjangan sosial," pungkasnya.

Pengamat hukum kawakan ini tak mau menyebut siapa sosok yang memiliki atau mendekati kriteria di atas, namun beberapa nama bisa masuk.

Diantaranya, para calon alternatif pilihan rakyat seperti Rizal Ramli, Tuan Guru Bajang (TGB), Yusril Ihza Mahendra dan Anies Baswedan. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya