Berita

Foto/Net

Dunia

Pemilu Minim Pemilih, Mesir Mobilisasi Warga

SELASA, 27 MARET 2018 | 10:06 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Mesir, kemarin, memulai proses pemungutan suara untuk pemilu presiden. Pemerintah Negeri Piramida memobilisasi warga menggunakan bus dan angkutan umum ke lokasi pencoblosan terdekat.

 Tidak hanya itu, pemerintah Mesir juga memperpanjang proses pencoblosan dari yang hanya satu hari menjadi tiga hari. Lang­kah ini diambil untuk menghin­dari minimnya pencoblos.

Komisi pemilihan Mesir men­duga para pemilih Mesir malas menggunakan hak suaranya karena mereka menduga pilpres ini akan dimenangkan Presiden Abdel Fatah al-Sisi.


Pilpres kali ini, Presiden Sisi memiliki satu lawan yang dinilai warga hanya formalitas. Pihak komisi pemilihan Mesir menem­pel satu kandidat, Mousa Mostafa Mousa, pimpinan Partai Ghad.

Namun, banyak menduga Mousa boneka Sisi. Pasalnya, dia dinyatakan menjadi pesaing Sisi dalam pilpres hanya sepe­kan sebelum pilpres.

Seluruh kandidat yang mengajukan diri ikut dalam pilpres dijegal dengan berbagai kasus dan skandal.

Sejumlah bus yang dileng­kapi pengeras suara terlihat mengelilingi Kairo, ibu kota Mesir untuk mengajak warga agar ikut berpartisipasi dalam pemilu. Bus-bus itu juga menampilkan poster-poster bertuliskan seruan untuk warga untuk segera meng­gunakan hak suaranya.

Militer juga mengatakan mereka akan memantau liputan media lokal dan asing dari pusat media yang dibuat khusus, yang akan beroperasi 24 jam sehari.

Pemungutan suara terbuka di Me­sir telah dibuka pada Senin (26/3) dan ditutup pada Rabu (28/3).

Sisi menyatakan keinginannya agar seluruh rakyat Mesir ikut memilih dalam pemilu kali ini, guna menegaskan legitimasinya setelah semua calon pesaingnya yang kredibel dijegal untuk mencalonkan diri.

Tokoh oposisi sempat me­nyerukan boikot terhadap pemilu setelah bekas kepala staf tentara Mesir Sami Anan yang juga men­calonkan diri, ditangkap pada Januari lalu. Meski demikian, juru kampanye Sisi mengatakan, pemerintah tidak mencegah siapa pun untuk mencalonkan diri.

Sisi, yang memimpin penggulingan Presiden Mohammed Mor­si pada 2013 dalam sebuah kudeta militer, adalah presiden pertama Mesir yang dipilih lewat pemilu pada 2014. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya