Berita

Karen McDougal/Net

Global

Bekas Model Playboy Ini Akui Pernah Jalin Hubungan Intim 10 Bulan Dengan Trump

JUMAT, 23 MARET 2018 | 10:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang mantan model Playboy, Karen McDougal angkat bicara soal hubungan seksual terlarang yang pernah dijalinnya dengan Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump.

Dalam wawancara ekslusif dengan CNN (Kamis, 22/3), McDougal menjelaskan bahwa dia pernah menjalin hubungan seksual dengan Trump selama setidaknya 10 bulan bertahun-tahun lalu.

Dia menambahkan bahwa Trump pernah mencoba menawarkan uang kepada McDougal setelah mereka akrab.


"Setelah kami intim, dia mencoba membayar saya, dan saya benar-benar tidak tahu bagaimana cara mengambilnya," katanya tentang dugaan pertemuan seksual pertama mereka.

Ketika Cooper bertanya apakah Trump mencoba menyerahkan uangnya, McDougal berkata, "Dia melakukannya."

"Aku bahkan tidak tahu bagaimana menggambarkan raut wajahku," katanya.

"Pasti sangat sedih," sambungnya.

Menanggapi penawaran uang dari Trump setelah pertama kali dia mengatakan mereka melakukan hubungan seksual, McDougal mengatakan dia mengatakan kepada Trump, "Itu bukan saya. Saya bukan gadis seperti itu," ujarnya.

"Dan dia (Trump) berkata, 'Oh,' dan dia berkata, 'Kamu benar-benar istimewa'," sambung McDougal.

Pada McDougal menjalin hubungan intim tersebut, Trump sudah menikah dengan istrinya saat ini, Melania. McDougal menyatakan penyesalan dan meminta maaf kepada Melania atas perselingkuhan tersebut.

"Apa yang bisa dikatakan selain minta maaf? Saya minta maaf. Saya tidak ingin itu terjadi pada saya," sambungnya.

Ditanya tentang penyangkalan Trump, McDougal berkata bahwa dia memahami karena Trump berusaha melindungi keluarganya, serta citranya. Dia juga mengaku bahwa dia memilih Trump dalam pemilu tahun 2016 lalu.

"Saya memilih Donald," kata McDougal. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya