Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Membaca Prabowo Subianto

KAMIS, 22 MARET 2018 | 13:19 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

HIROSIMA dibom tanggal 6 Agustus 1945.

Lydia Millet berkata, "No warning was given of the air attack & thus no escape was possible for the mostly women, children & old people who fell victim".

Pak Prabowo membaca sebuah "warning" di buku Ghost Fleet karya PW Singer dan August Cole.


Para profesor seperti Emil Salim, Dawam Rahardjo, Dorodjatun Kuntjorojakti, Sudrajat Djiwandono, termasuk pakar ekonomi Pro Jokowi macam Christianto Wibisono, Miranda Goeltom, Faisal Basri mendengarkan dengan seksama. Mereka diam. Tak berkomentar. Pasti, mereka sedang berfikir keras.

"Indonesia would dissolve by 2030," tulis buku Ghost Fleet.

Para cecunguk, buzzer jahat, haters, preman cyber berisik. Media sosial heboh. Framing dan pelintiran dimainkan. Targetnya delegitimasi Pa Prabowo. Badai bully dihembuskan. Intinya, mereka optimis Indonesia tidak akan bubar tahun 2030.

Denny JA mengambil sikap netral. Dia bilang, prediksi 2030 itu bisa iya bisa tidak. Sikapnya lebih baik dari pada 100 cecunguk. "I have never met an intelligent optimist," kata Howard Jacobson (British Novelist).

United Nation menetapkan 2030 sebagai tahun Sustainable Development Goals (SDGs), sebuah agenda ambisius transformasi dunia dengan budget 2-3 triliun dollar per tahun.

India dan banyak negara mempersiapkan diri. Pak Prabowo tidak melihat itu dengan Indonesia. Di situ kekuatiran yang terekspresikan dalam orasinya soal tahun 2030.

Buku Ghost Fleet tidak sedang memprediksi. Saya kira, sebagai novel, dia bisa berperan sebagai 'early warning' terhadap kemungkinan yang bisa terjadi di masa depan.

Sekali pun mau dinilai sebagai prediksi, benar kata Denny JA, "bisa iya bisa tidak".

Mengabaikan "warning" masuk kategori sombong. Di saat, banyak hal remeh terbukti benar.

Presiden Taiwan Lee Teng Hui pernah meramalkan China akan pecah jadi 5 negara. Sampai sekarang tidak terjadi. Malah China semakin kuat. Mungkin, China mawas diri dan tidak angkuh setelah Mr Lee merilis prediksinya.

Sebaliknya, 16 tahun silam, episode The Simpsons memprediksi Donald Trump menang pemilu dan jadi presiden Amerika.

Negara lahir dan mati. USSR, Majapahit, 10 Dinasti Tiongkok kuno buktinya. Teori "Siklus Dinasti" menyatakan imperium bisa lenyap. Kuncinya di "Mandat Langit".

Penguasa zolim, tukang ngutang, suka bohongi rakyat, pengkritik ditangkap, alim ulama dibunuh, tanah-tanah dikuasai segelintir cukong, rakyat makan nasi aking, birokrasi korup dan iron fist adalah ciri-ciri awal detik-detik terakhir sebuah dinasti. Tanda "Mandat Langit" akan dicabut.

Mungkin itu yang dikuatirkan Pak Prabowo. Jangan disalah-tafsirkan apa lagi dipelintir. Jangan lupa diri. Eling. Bom atom itu bisa jatuh tanpa "warning". Penyesalan bisa jadi sesuatu yang terlambat. [***]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya