Berita

Pedro Pablo Kuczynski dalam video pengunduran dirinya/Reuters

Global

Presiden Peru Mundur Sebelum Dimakzulkan

KAMIS, 22 MARET 2018 | 11:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Peru Pedro Pablo Kuczynski mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Rabu (21/3) setelah dugaan pembelian suara menjeratnya dalam skandal baru pada malam pemungutan suara.

Kuczynski yang merupakan mantan bankir Wall Street berusia 79 tahun itu menjanjikan transisi kekuasaan konstitusional dan teratur untuk mengakhiri apa yang ia gambarkan sebagai iklim politik yang tidak bersahabat yang membuat pemerintahan hampir mustahil.

Tetapi Kuczynski, yang diperkirakan akan digantikan oleh Wakil Presiden Martin Vizcarra pada hari Jumat (23/3), menyangkal tuduhan melakukan kesalahan dalam skandal tersebut.


"Saya telah bekerja selama hampir 60 tahun dalam kehidupan saya dengan penuh kejujuran. Pihak oposisi telah mencoba menggambarkan saya sebagai orang yang korup," kata Kuczynski yang pernah memegang kewarganegaraan Amerika Serikt dalam pesan video pra-rekaman kepada negara yang disiarkan saat ia meninggalkan istana kepresidenan.

"Saya pikir yang terbaik bagi negara adalah bagi saya untuk mengundurkan diri. Saya tidak ingin menjadi penghalang bagi pencarian bangsa untuk jalan menuju persatuan dan harmoni," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Para anggota parlemen setuju untuk menerima pengunduran diri Kuczynski daripada maju dengan rencana pemungutan suara yang dijadwalkan akan digelar hari ini (Kamis, 22/3) soal apakah akan memakzulkannya atau tidak. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya