Berita

Donald Trump/Net

Global

Trump Resmi Larang Transaksi Dengan Petro Venezuela

SELASA, 20 MARET 2018 | 12:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump awal pekan ini menandatangani sebuah perintah eksekutif yang melarang transaksi keuangan yang berbasis di Amerika Serikat untuk melibatkan mata uang kripto Venezuela yakni Petro.

Amerika Serikat menyebut bahwa petro tak ubahnya bentuk "penipuan"  yang dilakukan oleh pemerintah Presiden Nicolas Maduro untuk merongrong demokrasi di negara OPEC.

"Petro adalah upaya putus asa oleh rezim korup untuk menipu investor internasional," kata seorang pejabat senior pemerintah Amerika Serikat seperti dimuat Reuters.


Bertransaksi dengan menggunakan petro sama dengan melanggar sanksi yang diterapkan oleh Amerika Serikat terhadap Venezuela.

"Berinvestasi dalam petro harus dipandang sebagai dukungan langsung kediktatoran ini dan upayanya untuk merusak tatanan demokrasi di Venezuela," tambah pejabat itu.

Gedung Putih dalam sebuah pernyataan menegaskan bahwa Trump mengeluarkan perintah yang melarang semua transaksi yang terkait, penyediaan pembiayaan, dan transaksi lainnya, oleh orang Amerika Serikat atau di Amerika Serikat dengan mata uang digital, koin digital, atau token digital lainnya dengan menggunakan kripto yang baru dirilis Venezuela 9 Januari lalu.

Maduro sendiri diketahui merilis petro dengan harapan akan membantu Venezuela merenggut sanksi keuangan Amerika Serikat. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya