Berita

Empat Kandidat Pemilihan Gubernur Jawa Barat/Net

Politik

SMRC: Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar Sama-sama Ramah dan Santun

KAMIS, 15 MARET 2018 | 19:55 WIB | LAPORAN:

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tinggal menghitung Bulan. Komisi Pemilihan Umum pun telah menentukan empat pasangan calon yang akan bersaing dalam Pilkada Jawa Barat (Jabar) ini, diantaranya Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan.

Dalam survei yang dilakukan Saiful Mujani Research And Counsulting (SMRC), jika pemilihan secara langsung Gubernur Jabar dilakukan saat ini, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul dengan dukungan 43,7 persen, yang disusul oleh pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan angka 30,7 persen.

"Sudrajat-Ahmad Syaikhu mendapat angka 4,6 persen, dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan 2,8 persen, sementara yang mengatakan belum tahu sekitar 18,2 persen," ujar Deni Irvani, Direktur Riset SRMC di Jln Cisadane No.8, Menteng, Jakarta. Kamis, (15/3).


Deni menjelaskan sosok Ridwan Kamil banyak dipilih lantaran dinilai memiliki kualitas personal yang lebih positif dibandingkan calon lain. Secara spesifik, Ridwan Kamil unggul dalam berbagai citra kepribadian, diantaranya lebih jujur, perhatian kepada rakyat, mampu memimpin, pintar, kreatif, tegas dan enak dipandang.

"Dalam citra ramah dan santun, Ridwan Kamil dinilai seimbang dengan Deddy Mizwar," tambahnya.

Untuk diketahui, populasi survei adalah seluruh warga Negara Indonesia di Provinsi Jawa Barat yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika dilakukan survei.  

Jumlah sampel sebanyak 801 orang yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Toleransi kesalahan (margin of error survei diperkirakan sebesar kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling.  

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleg pewanwancara yang telah dilatih.

Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisior dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti. [nes]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya