Berita

Paul Manafort/Net

Dunia

Eks Ketua Tim Kampanye Trump Terancam 305 Tahun Penjara

KAMIS, 15 MARET 2018 | 10:16 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bekas Ketua Tim Kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Paul Manafort, terancam hukuman 305 tahun penjara. Dia dijerat puluhan dakwaan pidana, salah satunya dugaan menjadi agen Rusia.

Seperti dilansir CNN, Rabu (14/3), Manafort (68) dijerat puluhan dakwaan pidana untuk dua kasus berbeda di negara bagian Washington DC dan Virginia. Kasus-kasus ini masih berkaitan penyelidikan dugaan intervensi Rusia terhadap Pilpres AS 2016 lalu.

"Merujuk pada delik dak­waan terhadap terdakwa dan banyaknya bukti terhadapnya, terdakwa menghadapi kemung­kinan paling nyata untuk meng­habiskan sisa hidupnya dalam penjara," ucap hakim federal TS Ellis III dari Pengadilan Distrik AS untuk Eastern District of Virginia.


Pekan lalu, hakim Ellis me­nempatkan Manafort dalam tahanan rumah dengan kewa­jiban memakai pemantau GPS. Manafort juga berstatus tahanan rumah untuk kasus terpisah yang menjeratnya di Washington DC. Kini dia memakai dua gelang pemantau GPS dari pengadilan federal Virginia dan Washing­ton DC karena dianggap rawan melarikan diri.

Di Washington DC, Manafort dijerat 12 dakwaan oleh jaksa khusus Robert Mueller pada Oktober 2017. Februari lalu, Manafort dan rekannya, Rick Gates dijerat 32 dakwaan oleh dewan juri Virginia.

Dakwaan yang dijeratkan ke­pada Manafort beragam, mulai konspirasi, dakwaan pencu­cian uang, dakwaan finansial, memberikan keterangan palsu, pengemplangan pajak, hingga dakwaan konspirasi penipuan bank. Manafort dicurigai men­cuci uang lebih dari 30 juta dol­lar AS dengan bantuan Gates.

Jika dinyatakan bersalah atas seluruh dakwaan yang men­jeratnya di Virginia, Manafort terancam hukuman maksimum 305 tahun penjara. Untuk dak­waan pajak saja, dia terancam 8 tahun penjara.

Kemudian untuk 9 dakwaan penipuan bank dan konspirasi penipuan bank, yang masing-masing memiliki ancaman hu­kuman maksimum 30 tahun penjara, Manafort terancam total 270 tahun penjara.

Lalu untuk kasus yang men­jeratnya di Washington DC, Manafort bisa terancam hu­kuman 15 tahun hingga 20 tahun penjara jika dinyatakan bersalah atas lima dakwaan konspirasi dan pelanggaran lobi-lobi asing.

Selama beberapa tahun, Manafort melakukan bisnis yang dibangun atas hubungan dekat­nya dengan politikus Ukraina pro-Rusia dan bekas politikus berpengaruh Eropa. Dia bahkan kedapatan berkomunikasi den­gan para pejabat asing itu saat memimpin tim kampanye Trump semasa pilpres 2016.

Manafort diduga sengaja me­nyembunyikan pendapatan yang didapatkannya dari membantu lobi-lobi para politikus Ukraina pro-Rusia. Dia dicurigai me­makai pendapatan yang disem­bunyikan itu untuk mendapatkan hipotek dan merenovasi rumah serta membeli barang-barang mewah.

Manafort mengaku tidak ber­salah atas seluruh dakwaan yang menjeratnya. Persidangan kasusnya akan digelar pada 10 Juli di Virginia dan pada 17 September mendatang di Wash­ington DC. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya