Berita

Ghani/Net

Global

Presiden Afghanistan: Wanita Harus Jadi Bagian Penting Proses Perdamaian Dengan Taliban

JUMAT, 02 MARET 2018 | 08:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan bahwa wanita harus menjadi bagian dari proses perdamaian dengan Taliban.

"Wanita kami telah muncul untuk berbicara untuk diri mereka sendiri, untuk mengambil posisi publik yang hebat Kami memiliki 10 wakil menteri, lima duta besar wanita, tiga menteri Mereka semakin aktif Mereka akan dilibatkan dalam setiap bagian proses perdamaian," kata Ghani dalam sebuah wawancara dengan CNN (Kamis, 1/3).

Namun hal itu tampaknya akan mengurangi harapan terlaksananya pembicaraan bersejarah dengan Taliban mengingat kelompok militan tersebut memiliki interpretasi fundamentalis mengenai bagaimana memposisikan wanita sebagai warga kelas dua.


Ghani sendiri merupakan sosok yang vokal mendorong hak-hak perempuan di negaranya di mana masih ada ketimpangan gender.

Dia baru baru ini mengeluarkan tawaran kepada Taliban untuk melakukan perundingan tanpa prasyarat dengan mengatakan bahwa kelompok tersebut dapat diakui sebagai partai politik yang sah dan bahkan membuka kantor politik.

Taliban menanggapi dengan dingin proposal tersebut dan menyebutnya tidak masuk akal. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya