Berita

Ilustrasi/Net

Global

Amnesti Tiga Bulan Berhasil Kumpulkan 57 Ribu Senjata Api Ilegal

KAMIS, 01 MARET 2018 | 07:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Australia berhasil mengumpulkan lebih dari 57.000 senjata api ilegal dalam amnesti senjata yang dilakukan tiga bulan tahun lalu. Banyak di antara senjata-senjata itu adalah senjata otomatis atau semi otomatis.

Angka itu adalah perhitungan terakhir yang dilakukan pemerintah Australia hari ini (Maret, 1/3).

Amnesti itu sendiri dilakukan pada tanggal 1 Juli 2017 hingga 30 September 2017. Hampir 2.500 senjata yang dikumpulkan adalah otomatis dan semi otomatis.


Amnesti ini dilakukan untuk membuat warga yang memiliki senjata api ilegal untuk menyerahkan senjatanya ke pemerintah dengan aman dan demi membuat Australia semakin aman.

Dimuat Channel News Asia, ini adalah amnesti senjata pertama yang dilakukan Australia pasca undang-undang senjata ketat Australia, yang diundangkan setelah serangan tahun 1996 yang menewaskan 35 orang. Sejak saat itu belum pernah ada penembakan massal lagi di Australia.

Menteri Penegakan Hukum Angus Taylor mengatakan bahwa ini adalah contoh bagus ketika pemerintah dan masyarakat Australia bekerja sama untuk membuat masyarakat lebih aman. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya