Berita

Duterte/Net

Dunia

Presiden Larang Wartawan Ini Meliput Di Istana

RABU, 21 FEBRUARI 2018 | 08:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua orang wartawan dilarang memasuki istana kepresidenan Filipina awal pekan ini. Larangan itu dibuat atas perintah Presiden Rodrigo Duterte.

Reuters melaporkan pada hari Selasa (20/2) bahwa Rodrigo Duterte secara langsung memerintahkan tim keamanan presidennya untuk melarang wartawan media independen Rappler untuk  meliput di istana.

Laporan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh televisi negara PTV.


Duterte membuat keputusan setelah menonton dengar pendapat di Senat, di mana ajudannya yang paling tepercaya, Christopher Go, ditanyai atas perannya dalam sebuah kontrak militer yang dipertanyakan.

Juru bicara Duterte, Harry Roque mengatakan bahwa Duterte telah kehilangan kepercayaan di situs berita Rappler setempat dan melarangnya meliput acara resminya.

Keputusan Duterte itu adalah karena situs tersebut dinilai memiliki cukup banyak berita palsu. Dia menambahkan bahwa mereka bebas untuk beroperasi namun harus meliput pidato presiden dan kegiatan dari televisi langsung dan tidak bisa hadir di istana.

Pelarangan itu mengikuti keputusan bulan lalu oleh Securities Exchange Commission (SEC) yang mengatakan bahwa lisensi Rappler dicabut karena pelanggaran kepemilikan terhadap salah satu investor Amerika. Rappler menyebut hal itu menggelikan dan terus beroperasi sambil menunggu banding. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya