Berita

Latihan militer gabungan Korsel-AS/Reuters

Global

Korsel-AS Umumkan Latihan Militer Gabungan Pasca Olimpiade Musim Dingin

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 | 14:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan dan Amerika Serikat akan mengumumkan rencana sebelum bulan April mendatang untuk kembali menggelar latihan militer gabungan yang sempat ditunda.

Diketahui bahwa Seoul dan Washington telah sepakat untuk menunda latihan militer reguler sampai Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade selesai dilaksanakan di Korea Selatan pada 18 Maret mendatang.

Setelah keputusan untuk menunda latihan bersama, Korea Utara setuju untuk mengadakan perundingan resmi pertama dengan Korea Selatan dalam lebih dari dua tahun dan mengirim atlet ke Olimpiade Musim Dingin.


Namun ketika ditanya kapan kedua negara akan mengadakan latihan yang telah ditunda, Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo pada Selasa (20/2) mengatakan kepada parlemen bahwa dia dan rekannya dari Amerika Serikat Jim Mattis, akan melakukan pengumuman antara 18 Maret dan awal bulan April mengenai jadwal latihan militer gabungan.

"Latihan itu ditunda sesuai semangat Olimpiade," kata Song seperti dimuat Reuters.

"Kami telah sepakat untuk menegakkan dasar sampai setelah Paralimpiade dan tidak mengkonfirmasi atau menyangkal apapun mengenai apa yang akan kami lakukan setelah itu sampai kami mengumumkannya," sambungnya.

Song menambahkan pembicaraan antar-Korea tidak terjadi sebagai akibat langsung dari latihan yang ditunda.

Pyongyang telah memperingatkan bahwa pihaknya tidak akan diam jika Amerika Serikat dan Korea Selatan terus maju dengan latihan militer yang ditunda. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya