Berita

Ilustrasi/Net

Global

Empat Negara Ini Siapkan Pesaing Jalur Satu Sabuk Dan Satu Jalan China?

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 | 12:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Australia, Amerika Serikat, India dan Jepang dikabarkan tengah terlibat dalam pembicaraan soal pembentukan skema infrastruktur regional bersama sebagai alternatif dari One Belt One Road Initiative atau jalur Satu Sabuk dan Satu Jalan di China yang bernilai miliaran dolar.

Australian Financial Review, dan dimuat ulang Xinhua, mengabarkan bahwa pembicaraan ini merupakan bagian dari upaya untuk melawan pengaruh penyebaran Beijing.

Mengutip seorang pejabat senior Amerika Serikat anonim, rencana tersebut melibatkan empat mitra regional.


Pejabat tersebut mengatakan, bagaimanapun, bahwa proyek tersebut menjadi agenda perundingan PM Australia Malcolm Turnbull dengan Presiden AS Donald Trump selama perjalanan tersebut dan sedang dibahas secara serius.

Sumber tersebut menambahkan bahwa terminologi yang lebih disukai adalah menyebut rencana tersebut sebagai "alternatif" terhadap alur Satu Sabuk dan Satu Jalan China dan bukan "saingan".

"Tidak ada yang mengatakan China seharusnya tidak membangun infrastruktur," kata pejabat tersebut.

"China bisa membangun pelabuhan yang, dengan sendirinya tidak ekonomis, kita bisa membuatnya layak secara ekonomi dengan membangun jalur jalan atau rel yang menghubungkan pelabuhan itu," tambahnya.

Perwakilan Turnbull, Menteri Luar Negeri Julie Bishop dan Menteri Perdagangan Steven Ciobo tidak segera menanggapi soal kabar tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya