Berita

Foto/Net

Politik

Ketua DPP Nasdem: Kalau Dapat Urutan Tiga, Baru Kita Bicara Cawapres Jokowi

SABTU, 17 FEBRUARI 2018 | 21:15 WIB | LAPORAN:

Partai-partai koalisi pendukung pemerintah hingga saat ini belum berembuk untuk menunjuk sosok yang pantas mendampingi Joko Widodo dalam Pilpres 2019 mendatang.

Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago mengatakan untuk saat ini, Nasdem belum membicarakan soal sosok pendamping Jokowi.

Menurut Irma, Nasdem masih berkonsentrasi untuk meyakinkan masyarakat agar nantinya pada Pilpres 2019 memilih mantan Wali Kota Solo itu.


"Yang masih kita lakukan bagaimana Pak Jokowi bisa ditingkatkan elektabilitasnya dan masyarakat betul-betul yakin Pak Jokowi memang pilihan yang harus dipilih di 2019 nanti," ujarnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/2).

Irma meyakini bahwa Jokowi sudah mengantongi sejumlah nama yang akan digaet sebagai pendampingnya, hal ini jugalah yang membuat Nasdem menyerahkan sepenuhnya sosok Cawapres kepada Jokowi sendiri.

Hal itu sambung Irma agar dalam memimpin Indonesia, Jokowi dan pendapingnya memiliki hubungan yang baik.

"Pendamping untuk Cawapres Jokowi, Nasdem selalu berprinsip mendukung tanpa syarat. Untuk Cawapres kita serahkan kepada presiden yang kita dukung, karena harus ada chemistry antara mereka berdua," ujar Irma.

Saat disinggung kader yang cocok sebagai pendamping Jokowi, Irma menyadari hal tersebut tidak mungkin terjadi. Menurutnya Nasdem sadar diri sebab pada Pemilu 2014 lalu, partainya hanya menempati urutan ke delapan.

"Jika Nasdem sudah dipilih rakyat, misalnya menjadi partai pemenang ke-3 di DPR nanti, baru kita akan bicara kita pantas untuk menjadi presiden atau wakil presiden," demikian Irma. [nes]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya