Berita

RMOL

Kementan Borong Gabah Petani Sukabumi

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 16:36 WIB | LAPORAN:

Kementerian Pertanian menemukan harga gabah tingkat petani di Kabupaten Sukabumi tengah anjlok yakni mencapai Rp 3.800 per kilogram.

Terkait hal itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengaku prihatin dengan anjloknya harga gabah di tingkat petani. Untuk menstabilkan harga agar petani tidak merugi, Kementan bergerak cepat dengan memborong gabah petani.

"Kasihan petani. Makanya saya instruksikan Kementan dan Tim Sergap seperti Bulog dan BRI membeli gabah petani," ujarnya usai panen raya di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (6/2).


Menurut Amran, pihaknya menyiapkan anggaran Rp 7 miliar untuk memborong gabah petani di Sukabumi. Harapannya tidak ada lagi harga gabah yang rendah di tingkat petani.

"Kami siapkan Rp 7 miliar untuk menyerap gabah petani Sukabumi. Petani harus diselamatkan. Setelah ini tidak boleh lagi ada harga gabah di bawah Rp 3.800. Ini sudah terlalu rendah. Nanti juga saya akan laporkan secepatnya ke presiden," jelasnya.

Amran menambahkan, total luas panen di Sukabumi bulan Januari adalah 3.905 hektare. Perkiraan panen bulan Februari seluas 34.938 hektare dan untuk Maret 28.842 hektare.

Dengan produktivitas 5,8 ton gabah kering giling (GKG) meliputi padi sawah dan ladang berarti produksi gabah mencapai 22.731 ton pada Januari, Februari 203.374 ton, dan Maret 167.889 dengan total 393.994 ton GKG.

"Produksi tersebut setara dengan produksi beras pada Januari 14.775 ton, Februari 132.193 ton, dan Maret 109.193 ton. Sehingga total sebanyak 256.069 ton beras," papar Amran.

Diketahui, konsumsi beras per bulan di Kabupaten Sukabumi berdasarkan jumlah penduduk sekitar 2,4 juta jiwa yaitu 271.416 ton per tahun. Berarti, bulan Maret nanti, Sukabumi sudah dapat mencukupi lebih dari setengahnya.

Sementara, untuk luas panen padi nasional bulan Januari sebesar 854.000 hektare dengan hasil 4,51 juta ton GKG. Produksi itu setara dengan 2,83 juta ton beras, sehingga surplus 329 ribu ton dibandingkan kebutuhan konsumsi 2,5 juta ton.

"Luas panen di bulan Februari ini 1,63 juta hektare dengan produksi 8,67 juta ton GKG setara 5,43 juta ton beras surplus 2,93 juta ton beras. Sementara untuk bulan Maret panen seluas 2,25 juta hektare dengan produksi 8,8 juta ton GKG. Dengan produksi ini, kebutuhan konsumsi aman bahkan surplus," demikian Amran. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya