Berita

Gutteres/Net

Global

Sekjen PBB: Tidak Ada Rencana B Untuk Konflik Israel-Palestina

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 14:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menekankan bahwa solusi dua negara hanya satu-satunya jalan keluar dari konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun.

"Tidak ada Rencana B. Solusi dua negara adalah satu-satunya cara untuk mencapai hak-hak yang tidak dapat dicabut dari rakyat Palestina dan menjamin solusi yang berkelanjutan untuk konflik tersebut," kata Guterres dalam sebuah pertemuan komite PBB mengenai hak-hak Palestina di New York awal pekan ini.

Dia memuji upaya yang dilakukan oleh masyarakat internasional untuk mendorong proses negosiasi menuju perselisihan Israel-Palestina dan dukungan PBB untuk solusi dua negara tersebut.


"Majelis Umum telah menegaskan kembali solusi dua negara tersebut melalui pembentukan Negara Palestina sebagai satu-satunya cara untuk mencapai stabilitas, perdamaian, kemakmuran dan pembangunan di kawasan ini," tambahnya seperti dimuat Press TV.

"Tren negatif di lapangan memiliki potensi untuk menciptakan realitas satu negara yang tidak dapat dipulihkan yang tidak sesuai dengan mewujudkan aspirasi nasional, historis dan demokratis yang sah baik dari orang Israel maupun Palestina," sambung Guterres. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya