Berita

Ilustrasi/Net

Global

Korut Kumpulkan Teknologi Nuklir Via Kedubes Di Berlin?

SENIN, 05 FEBRUARI 2018 | 09:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepala badan intelijen dalam negeri Jerman mengklaim bahwa Korea Utara telah memperoleh peralatan dan teknologi untuk program nuklir dan senjata api melalui kedutaan Berlin.

"Kami telah memperhatikan bahwa banyak kegiatan pengadaan telah dilakukan dari kedutaan besar," kata Hans-Georg Maassen, kepala Bundesamf für Verfassungsschutz (BfV), atau Kantor Federal untuk Perlindungan Konstitusi seperti dimuat The Guardian.

"Dari sudut pandang kami, mereka adalah untuk program rudal tetapi juga sebagian untuk program nuklir," Maassen menambahkan dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi publik Jerman ARD.


Meskipun sifat sebenarnya dari teknologi tidak ditentukan, kepala intelijen mengatakan bahwa peralatan dan teknologi tersebut akan digunakan untuk kepentingan sipil dan militer.

"Bila kita melihat hal seperti itu, kita menghentikannya. Tapi kami tidak bisa menjamin bahwa kita melihat dan memblokir setiap usaha," katanya.

Badan intelijen dalam negeri Jerman memperoleh petunjuk tentang pengadaan teknologi pada tahun 2016 dan 2017. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya