Berita

Salva Kiir/Reuters

Dunia

AS Larang Penjualan Senjata Ke Sudan Selatan

SABTU, 03 FEBRUARI 2018 | 15:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat meningkatkan tekanan terhadap pemerintahan Salva Kiir di Sudan Selatan dengan melarang ekspor senjata dan layanan pertahanan ke negara tersebut pekan ini.

Langkah ini diambil sebagai tekanan untuk Kiir agar untuk mengakhiri perang saudara empat tahun di negara itu

Karena Amerika Serikat tidak melakukan penjualan senjata dengan Sudan Selatan, langkah tersebut mencegah setiap perusahaan atau warga Amerika Serikat untuk menyediakan peralatan militer atau layanan pertahanan ke faksi-faksi yang bertikai di negara tersebut.


Embargo senjata unilateral adalah sinyal lain bahwa Washington kehilangan kesabaran dengan para pemimpin Sudan Selatan setelah adanya kesepakatan untuk mengakhiri kekerasan tersebut.

Perang tersebut diketahui telah ditandai dengan serangan brutal terhadap warga sipil, yang telah memicu krisis pengungsi terbesar di kawasan ini sejak genosida Rwanda 1994.

Administrasi Trump telah menekan negara-negara tetangga dan kelompok Afrika, seperti Otoritas Antarpemerintah untuk Pembangunan (IGAD) delapan anggota, untuk memberi sanksi kepada pejabat Sudan Selatan yang merongrong proses perdamaian. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya