Berita

Anak-anak di Yaman/Net

Global

Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan 68 Anak Di Yaman Sejak Tiga Bulan Terakhir

SABTU, 03 FEBRUARI 2018 | 13:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi dan sekutu-sekutunya telah membunuh setidaknya 68 anak-anak di Yaman dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Menurut sebuah dokumen rahasia yang diperoleh oleh penyiar berita Al-Jazeera pekan ini, koalisi militer yang dipimpin oleh Saudi membunuh 68 anak-anak dan melukai 36 lainnya di Yaman yang dilanda perang dari Juli hingga September 2017.

Laporan itu merupakan kutipan yang diperoleh Al Jazeera dari sebuah laporan rahasia oleh Kantor PBB untuk Anak-anak dan Konflik Bersenjata (CAAC) yang telah dikirim ke Dewan Keamanan PBB pada 19 Januari lalu.


Dalam dokumen yang sama juga ditemukan setidaknya ada 20 demonstrasi udara koalisi pimpinan Saudi di berbagai lokasi di Yaman, beberapa sekolah dan rumah tangga yang ditargetkan setiap hari.

Menurut badan bantuan anak-anak PBB, UNICEF, lebih dari 5.000 anak-anak telah kehilangan nyawa mereka atau mengalami luka-luka dalam perang yang dipaksakan, atau rata-rata lima anak setiap hari, sejak perang Saudi dimulai sekitar tiga tahun yang lalu.

Bukan hanya itu, saat ini ada lebih dari 11 juta anak-anak Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya