Berita

Samsung jadi sponsor resmi Olimpiade/Reuters

Global

22 Atlet Korut Tidak Akan Terima Samsung S8 Di Olimpiade Pyeongchang

JUMAT, 02 FEBRUARI 2018 | 14:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekitar 3.000 atlet dari sejumlah negara di dunia akan berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin yang digelar di Pyeongchang Korea Selatan pekan depan.

Para atlet-atlet tersebut berhak mendapatkan sejumlah fasilitas dari penyelenggaran dan juga sponsor. Termasuk dari fasilitas yang diberikan oleh sponsor bagi seluruh atlet yang terlibat adalah gawai terbaru besutan raksasa elektronik Samsung senilai hampir 10 ribu dolar AS serta seragam khusus produsen alat olahraga Nike.

Dimuat Reuters, semua atlet dipastikan mendapatkan fasilitas tersebut, namun tidak dengan 22 atlet asal Korea Utara. Pasalnya, sanksi internasional yang berlaku menerapkan adanya pembatasan perjalanan dan larangan penjualan barang mewah dan perlengkapan olahraga dari dan ke Korea Utara.


Hal itu mempersulit upaya penyelenggara Olimpiade Korea Selatan untuk memberikan manfaat yang sama pada para atlet dan delegasi Korea Utara dengan atlet dari negara lainnya yang ikut Olimpiade.

Samsung Electronics, sponsor resmi Winter Games, menawarkan 4.000 smartphone Galaxy S8 yang dirancang khusus untuk Olimpiade ke semua atlet yang berpartisipasi.

Juru bicara Samsung Electronics mengatakan bahwa gawai itu akan didistribusikan oleh Komite Olimpiade.

Namun Korea Selatan tidak yakin apakah atlet Korea Utara akan memenuhi syarat untuk mendapatkannya karena sanksi Dewan Keamanan PBB.

Pejabat tersebut menolak untuk menjelaskan, namun para ahli mengatakan bahwa telepon Samsung seharga 930 dolar AS dapat melanggar sanksi PBB yang melarang penjualan barang mewah dan barang elektronik dengan potensi penggunaan komersial dan militer ganda.

Sementara itu, tim hoki wanita gabungan yang melibatkan atlet Korea Utara akan mengenakan seragam yang dibuat oleh perusahaan Finlandia dan bukan sponsor resmi Nike, karena kekhawatiran tentang sanksi Amerika Serikat. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya