Berita

Dunia

Konflik Tak Kunjung Usai, 800 Ribu Warga Sudan Selatan Mengungsi Di Sudan

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 12:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah pengungsi Sudan Selatan yang tinggal di Sudan saat ini telah mencapai 800 ribu orang.

Menurut data yang disampaikan oleh perwakilan Komisi Tinggi Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR) di Sudan, Noriko Yoshida dalam sebuah forum mengenai masalah pengungsi, sumber lain memperkirakan bahwa jumlah ini bahkan bisa lebih tinggi.

Fakta ini membuat Sudan menjadi negara yang menjadi tuan rumah jumlah pengungsi Sudan Selatan terbesar kedua di wilayah ini.


Wakil Presiden Sudan Hassabo Mohamed Abdul Rahman, yang berbicara di forum tersebut menegaskan kembali komitmen Sudan untuk menampung para pengungsi dan memberi mereka kebutuhan yang diperlukan.

Namun dia juga mendesak PBB dan negara-negara donor untuk mengubah beberapa praktik dalam mengalokasikan dana untuk para pengungsi dan komunitas penyelenggara.

"Kami ingin sebagian besar dana untuk pergi ke pengungsi dan masyarakat tuan rumah, dan bukan pada operasi administratif organisasi," ujarnya sambil menambahkan bahwa perlu untuk memastikan bahwa uang yang dibayarkan oleh donor benar-benar ditujukan kepada para pengungsi.

Sudan sendiri saat ini menjadi tuan rumah sekitar 2 juta pengungsi dari Ethiopia, Eritrea, Chad, Somalia, Republik Afrika Tengah, Sudan Selatan, Yaman dan Suriah.

Pada 15 Agustus 2016, Sudan memutuskan untuk mempertimbangkan orang Sudan Selatan yang melarikan diri dari perang di negara asalnya sebagai pengungsi, membuka pintu bagi PBB untuk memberikan bantuan kepada mereka di Sudan.

Dimuat Xinhua, sejumlah besar pengungsi Sudan Selatan telah meninggalkan rumah mereka ke Sudan sejak meletusnya perang sipil pada pertengahan Desember 2013. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya