Berita

Uni Eropa/Net

Global

Uni Eropa Janjikan 53 Juta Dolar AS Bantu Palestina

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 09:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Uni Eropa mengumumkan paket pendanaan baru sebesar 42,5 juta euro atau setara dengan hampir 53 juta dolar AS untuk membantu Palestina membangun negara.

Pengumuman tersebut disampaikan pada Rabu (31/1) di saat yang bersamaan dengan desakan Brussel agar Amerika Serikat tidak melakukan upaya sendiri untuk membuat perdamaian antara Israel dan Palestina.

Uni Eropa memperingatkan bahwa melakukan hal itu akan berakhir dengan kegagalan.


"Setiap kerangka kerja untuk negosiasi harus multilateral dan harus melibatkan semua pemain, semua mitra yang penting untuk proses ini. Proses tanpa satu atau yang lain tidak akan berhasil, tidak akan realistis," kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini seperti dimuat Al Jazeera.

"Tidak ada apa-apa tanpa Amerika Serikat, tidak ada apa-apa dengan Amerika Serikat saja," sambung Mogherini.

Komentarnya disampaikan pada sebuah pertemuan darurat sebuah komite internasional yang mengkoordinasikan bantuan pembangunan Palestina. Para menteri pemerintah dari Israel dan Mesir, serta perdana menteri Palestina dan seorang pejabat senior Amerika Serikat menghadiri perundingan tersebut.

Pertemuan tersebut merupakan yang pertama dari jenisnya sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, melanggar sebuah konsensus internasional bahwa status kota suci tersebut harus dipecahkan dalam perundingan antara Israel dan Palestina.

Ketika perundingan dimulai, Uni Eropa mengumumkan paket pendanaan, termasuk dukungan substansial di Yerusalem Timur, dimana Palestina berharap dapat menjadikannya ibukota masa depannya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya