Berita

Meksiko/Net

Global

Meksiko Segera Izinkan Marsekal AS Datang Bawa Senjata Ini Dalam Penerbangan?

RABU, 31 JANUARI 2018 | 13:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Meksiko tengah terlibat pembicaraan dengan Amerika Serikat mengenai apakah mengizinkan marsekal udara federal Amerika Serikat melakukan perjalanan dengan senjata stuner Taser yang merupakan senjata pertahanan non-mematikan yang bisa langsung melumpuhkan penyerang dari kejauhan dengan penerbangan lintas-perbatasan dengan maskapai Amerika Serikat.

Hal itu dijelaskan oleh Komisioner Keamanan Nasional Meksiko Renato Sales pekan ini. Penyataannya itu dikeluarkan sehari setelah Reuters secara eksklusif mengungkapkan bahwa Meksiko dan Amerika Serikat sedang menyelidiki sebuah kesepakatan yang memungkinkan angkatan udara federal Amerika Serikat untuk mengerahkan pesawat komersial lintas batas.

Dalam wawancaranya dengan penyiar Televisa, Sales mengatakan tidak ada nota kesepahaman yang ditandatangani dengan Amerika Serikat. Namun memang ada perundingan untuk mengizinkan marsekal Amerika Serikat di Meksiko membawa senjata tersebut di penerbangan memang ada.


"Mereka hanya menggunakan penerbangan komersial Amerika Serikat di maskapai penerbangan Amerika Serikat dan bukan di maskapai Meksiko," katanya seperti dimuat Reuters.

"Tapi masih belum selesai, kita masih dalam pembicaraan," tambahnya.

Meksiko sendiri diketahui telah berusaha untuk membuktikan dirinya sebagai sekutu yang baik ke Amerika Serikat dengan harapan ini akan membantu upayanya untuk menegosiasikan kembali Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) dalam hal yang menguntungkan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya