Berita

Wanita dengan burung merak di bandara/BBC

Global

Diajak Pemiliknya Ke Bandara, Burung Merak Raksasa Dilarang Ikut Penerbangan

RABU, 31 JANUARI 2018 | 07:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang wanita dilarang membawa burung merak berukuran besar untuk naik ke atas penerbangan United Airlines baru-baru ini.

Dimuat BBC dengan merujuk travel blog Live dan Let Fly, wanita yang tidak disebutkan namanya itu sempat menyita perhatian pengunjung bandara saat membawa merak di bandara Newark di New Jersey. Dia menawarkan diri untuk membeli tiket ekstra untuk hewan peliharaannya itu namun tidak diizinkan oleh pihak maskapai.

Gambar-gambar yang viral menunjukkan merak tersebut bertengger di troli bagasi bandara, saat penumpang lainnya memandangnya kaget.


Sejumlah maskapai penerbangan di dunia diketahui memang memeberikan izin bagi penumpang dengan masalah emosional atau kejiwaan untuk membawa hewan terapi mereka ke dalam penerbangan.

Namun jumlah perjalanan dengan hewan terapi mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir. Hal itu memicu perdebatan soal apakah orang-orang menyalahkan aturan tersebut atau tidak.

Dia telah menawarkan untuk membeli tiket pesawat burung sendiri, menurut travel blog Live dan Let Fly.

Pihak maskapai mengatakan bahwa hewan tersebut tidak memenuhi pedoman karena bobot dan ukurannya. Pihak United bahkan telah memperingatkan wanita itu sebelum ke bandara Newark.

Sejumlah kasus penerbangan dengan hewan terapi juga pernah menyita perhatian di tahun 2014 ketika seorang wanita dikawal dari penerbangan US Airways saat babi yang dibawanya buang air besar dan menjerit sebelum pesawat lepas landas.

Pada Natal 2015, traveller Jodie Smalley, dari Seattle, menjadi berita utama setelah membawa kalkunnya ke rumahnya. Kalkun tersebut mengenakna popok burung khusus dalam penerbangan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya